Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

PGN Raih Penghargaan Kehumasan di tengah Pandemi Covid-19

Sabtu 16 May 2020 08:53 WIB

Red: Budi Raharjo

Karyawan memeriksa jaringan pipa gas milik PGN.

Karyawan memeriksa jaringan pipa gas milik PGN.

Foto: PGN
PGN memenuhi penilaian dari sisi pengelolaan brand dan public relation.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meraih penghargaan kehumasan di tengah pandemi Covid-19. Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, PGN meraih Indonesian Corporate Branding PR Awards yang diselenggarakan Iconomics.

PGN memenuhi penilaian dari sisi pengelolaan brand dan public relation (PR) di aspek komersial, organisasi dan sosial pada kategori perusahaan minyak dan gas. Selain itu, PGN juga mendapat penghargaan "Popular Energy Company for Covid-19 Handling Social Responsibility Activity Strategy" dalam ajang Indonesia Public Relation Award (IPRA) 2020.

Ajang itu bermaksud memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap peran dan fungsi Public Relation dalam menopang sebuah perusahaan untuk mewujudkan kinerja yang maksimal. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyampaikan, peran public relation harus membuat citra Indonesia positif, melalui informasi yang objektif dan membawa semangat positif.

"Kepada para insan-insan kehumasan Indonesia khususnya yang diberikan atau yang mendapat award saya mengucapkan selamat sekali lagi, dan pastikan saat ini adalah saatnya dimana kehumasan mengambil peran yang besar pada saat dunia," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhumas Agung Laksmana mengatakan di tengah pandemi Covid-19, public relation perlu mengubah strategi, salah satunya dengan beradaptasi mengamati sekeliling, sebab tren dan bisnis model berubah. Kemudian, lanjut dia, public relation juga harus tahu kebiasaan audience serta tetap eksis, karena audience butuh informasi tentang brand perusahaan.

Dan, public relation juga harus menjadi inspirasi dengan menyediakan konten kratif. "Praktisi public relation harus sadar strategi, PR harus marathon bukan sprint," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA