Senin 18 May 2020 02:27 WIB

Pandemi Bakal Paksa Mbappe dan Neymar Bertahan di PSG

Klub yang mengincar Mbappe dan Neymar tidak akan mampu membayar sesuai tarif.

Neymar dan Kylian Mbappe.
Foto: Michel Euler/AP
Neymar dan Kylian Mbappe.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 yang menimbulkan krisis finansial di dunia sepak bola kemungkinan bakal memaksa Kylian Mbappe dan Neymar bertahan di Paris Saint-Germain (PSG) untuk musim 2020/21. PSG menyadari bahwa klub-klub manapun yang mengincar Mbappe dan Neymar tidak akan mampu membayar sesuai tarif di tengah krisis finansial akibat pandemi, seperti laporan l'Equipe yang dilansir laman BeSoccer pada Ahad (17/5).

Mbappe sudah beberapa bulan terakhir sangat santer dikait-kaitkan dengan rencana kepindahan ke Real Madrid. Tetapi raksasa Spanyol itu kemungkinan besar akan menunda langkah mereka menggaet bintang tim nasional Prancis tersebut.

Baca Juga

Mbappe masih punya kontrak hingga penghujung Juni 2022, yang praktis bakal membuat Real Madrid bisa menaikkan posisi tawar ketika mengajukan penawaran ke PSG, terutama dalam urusan harga.

Sementara itu untuk kasus Neymar, baik bintang Brasil itu maupun Barcelona sama-sama saling tertarik untuk mencapai kesepakatan satu sama lain.

Di sisi lain, Barcelona juga tengah berusaha mendapatkan Lautaro Martinez dari Inter Milan, yang harganya tidak akan murah.

Sulit untuk Las Blaugranas untuk menggelontorkan ratusan juta euro untuk mendatangkan dua target transfer mereka pada bursa transfer nanti.

Satu-satunya jalan yang mungkin ditempuh adalah dengan skema pertukaran untuk mendapatkan Neymar dari PSG. Itu pun jika Barcelona bisa mengajukan nama yang dianggap cukup setara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement