Ganjar Tegaskan Sholat Idul Fitri di Rumah

Red: Ani Nursalikah

 Ahad 17 May 2020 21:04 WIB

Ganjar Tegaskan Sholat Idul Fitri di Rumah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah). Foto: Rumah Zakat Ganjar Tegaskan Sholat Idul Fitri di Rumah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah).

MUI Jawa Tengah telah mengeluarkan tuntunan sholat Idul Fitri di rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, shalat Idul Fitri 1441 Hijriah dilaksanakan di rumah masing-masing warga provinsi itu guna mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19.

"Sebaiknya ikuti saja ketentuan yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan Majelis Ulama, terus kemudian dari organisasi besar keagamaan," katanya di Semarang, Ahad (17/5).

Ia menyebutkan, MUI Jawa Tengah bahkan telah mengeluarkan tuntunan bahkan teks khotbah yang bisa digunakan masyarakat untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah. "Kalau kemudian ini bisa dilaksanakan di tempat masing-masing, menurut saya akan lebih bagus, maksudnya di rumah. Saya juga sholat Idul Fitri di rumah," ujarnya.

Baca Juga

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Heru Setiadhie juga menegaskan adanya informasi mengenai pemberian izin bersyarat untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri di Jawa Tengah pada Ahad (24/5) itu tidak benar atau hoaks.

Informasi yang beredar melalui pesan berantai di media sosial itu menyebut, Pemprov Jateng memberi izin pelaksanaan sholat Idul Fitri di masjid atau di lapangan asal menepati beberapa syarat, seperti mengenakan masker sampai pengaturan shaf atau barisan shalat.

Pada informasi tersebut juga tertulis, peraturan itu ditandatangani oleh Sekda Jateng Heru Setiadhie atas nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Terkait berita tersebut saya tidak pernah merasa tanda tangan surat itu," kata Heru.

Sebelumnya, MUI Jateng mengeluarkan tuntunan atau tata cara melaksanakan sholat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah secara berjamaah bersama anggota keluarga, sebagai salah satu cara untuk "bersahabat" dengan Covid-19.

MUI Jateng juga mengeluarkan Tausiyah 40 Tahun 2020 yang terbit 7 Mei 2020. Ketua MUI Jateng Kiai Haji Ahmad Darodji menjelaskantausiyah tersebut berisi seruan atau anjuran agar sholat Idul Fitri di rumah bisa dilakukan sendiri tanpa ada khotbah, serta dapat dilakukan secara berjamaah dengan anggota keluarga.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Play Podcast X