Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Kampung Arab, Sejarah Awal Islam di Manado

Ahad 24 May 2020 04:03 WIB

Red: Ani Nursalikah

Kampung Arab, Sejarah Awal Islam di Manado. Kampung Arab Ilustrasi

Kampung Arab, Sejarah Awal Islam di Manado. Kampung Arab Ilustrasi

Foto: Republika/Tahta Adilla
Perkembangan Islam di Manado awalnya berasal dari saudagar dan ulama asal Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Di Manado, Sulawesi Utara, kantong-kantong umat Islam terutama terletak di Kampung Arab, Kampung Islam, Kampung Ketang Baru, dan Kampung Ternate Baru. Namun, yang paling ramai adalah Kampung Arab, Kelurahan Istiqlal.

"Bicara perkembangan Islam di Manado, awalnya berkembang dari Kampung Arab. Para penganjur Islam tersebut adalah saudagar dan ulama asal Yaman (Hadramaut). Mereka datang ke Manado tahun 1800-an untuk berdagang sekaligus berdakwah," ujar mantan Ketua Al Irsyad Wilayah Sulawesi Utara Abdul Azis Wakid kepada Republika.

Baca Juga

Kampung Arab merupakan mercu suar Islam di Manado. Di kampung ini, aktivitas umat Islam sangat semarak. Pusat kegiatan itu adalah Masjid Istiqlal, yang berada di tengah-tengah Kampung Arab.

"Setiap hari, masjid ini dipakai untuk sholat berjamaah lima waktu, dari subuh sampai isya," ujar Ustadz Taha bin Muhammad Bahmid, imam Masjid Istiqlal, saat berbincang.

Ditinjau dari luas wilayah, Kampung Arab relatif kecil. Luasnya hanya 9,2 hektare. "Kampung Arab merupakan kelurahan yang paling kecil di kota Manado, tapi paling besar gaung Islamnya. Masjid Istiqlal merupakan masjid yang paling makmur di Manado," kata Taha yang didampingi imam lainnya, Haji Ali Assegaf.

Taha menyebutkan, Kampung Arab dihuni sekitar 400 kepala keluarga (KK). Jumlah penduduknya sekitar 3.000 orang. Meskipun namanya Kampung Arab, tidak semuanya merupakan orang-orang keturunan Hadramaut (Arab). Ada juga sebagian orang keturunan non-Arab yang kini tinggal di kelurahan tersebut. 

"Saat ini hanya 70 persen orang keturunan Arab yang mendiami Kelurahan Istiqlal," ujarnya.

 

 

sumber : Arsip Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA