Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

93 Tenaga Kesehatan Jatim Positif Covid-19

Jumat 15 May 2020 05:30 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Nur Aini

Petugas medis mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19

Petugas medis mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19

Foto: ANTARA FOTO
Sebanyak 46 tenaga kesehatan yang positif Covid-19 dinyatakan sembuh.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr. Kohar Hari Santoso mengungkapkan, hingga saat ini ada 93 tenaga kesehatan di wilayah setempat yang terjangkit Covid-19. Tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 tersebut, kata Kohar, bermacam-macam mulai dokter, bidan, tenaga laboratorium, apoteker, hingga perawat. 

"Ini data kemarin, kasus di Jatim ada sebanyak 1.766 orang, ternyata kami dalami ada 93 orang terkonfirmasi tenaga kesehatan. Itu kalau dihitung 5 persen dari total keseluruhan pasien positif," ujar Kohar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (14/5).

Kohar mengatakan, dari total tenaga kesehatan Jatim yang terpapar Covid-19 tersebut, 46 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Artinya, sekitar 50 persen dari tenaga kesehatan yang terpapar dinyatakan sembuh. Sedangkan tiga persennya, kata dia, meninggal dunia. "Kemudian 47 persen masih dirawat di rumah sakit," ujar Kohar.

Baca Juga

Secara keseluruhan, total pasien positof Covid-19 di Jawa Timur sebanyak 1.858 orang. Itu setelah pada Kamis ada tambahan 93 pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, yang saat masih dalam perawatan sebanyak 1.384 orang atau setara 74,49 persen dari total pasien.

Sedangkan, total pasien positif-Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Jatim jumlahnya 294 orang, atau setara 15,82 persen. Data sersebut setelah pada Kamis ada tambahan 16 pasien positif Covid-19 yang terkonversi negatif atau sembuh. Sementara, total pasien positif Covid-19 yang meninggal di Jatim mencapai 180 orang, atau setara 9,69 persen.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA