Kamis 14 May 2020 19:41 WIB

Atlet PBSI Diminta Tetap Tinggal di Pelatnas Saat Lebaran

Para atlet dibolehkan menerima kunjungan dari orang tua dan keluarga secara terbatas.

Sekjen PBSI, Achmad Budiharto
Foto: Humas PBSI
Sekjen PBSI, Achmad Budiharto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI Achmad Budiharto meminta para atlet bulu tangkis untuk tak meninggalkan Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, selama masa libur Lebaran. Pria yang akrab disapa Budi itu mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, seluruh staf dan karyawan PBSI akan diliburkan pada 21-26 Mei 2020.

“Selama libur Lebaran, semua atlet harus tetap berada di pelatnas, tidak boleh bepergian. Ini dilakukan demi menjaga kesehatan serta keselamatan atlet dan juga orang lain di masa pandemi Covid-19,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5).

Meski demikian, Budi menuturkan atlet-atlet diperbolehkan untuk menerima kunjungan dari orang tua dan keluarga secara terbatas, sesuai dengan aturan PBSI. Kunjungan ini akan dijadwalkan dan dikoordinasikan oleh tim pembinaan prestasi dan tim dokter PBSI.

"Selama Lebaran, kami akan memfasilitasi kebutuhan para atlet, termasuk makanan dan latihan. Jika memungkinkan, kami juga akan menggelar ibadah Shalat Id di pelatnas, namun tentu harus mengacu pada protokol keselamatan dari pemerintah,” ujar Budi.

Di sisi lain, PBSI akan mengadakan rapid test ketiga pada 27-29 Mei untuk memastikan kawasan pelatnas bebas Covid-19. Sebelumnya, rapid test pertama sudah dilaksanakan pada 25 Maret dan rapid test kedua pada 24 April 2020.

“Rapid test ketiga akan dilakukan secara bertahap selama tiga hari. Seluruh staf dan karyawan harus dites sebelum kembali bekerja di lingkungan pelatnas dengan jadwal normal untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Budi.

Lebih lanjut, Budi menyatakan, PBSI berencana untuk kembali beraktivitas secara normal pada 2 Juni. Namun, rencana itu akan disesuaikan lagi dengan keputusan pemerintah terkait aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement