Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Menpora Masih Belum Bisa Pastikan Lanjutan Kompetisi

Kamis 14 May 2020 18:17 WIB

Red: Endro Yuwanto

Menpora Zainudin Amali

Menpora Zainudin Amali

Foto: @KEMENPORA_RI
Negara sedang berjuang menekan laju penyebaran pandemi virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, menyatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan kapan kompetisi profesional bisa kembali dilanjutkan. Apalagi di waktu yang sama, negara juga sedang berjuang menekan laju penyebaran pandemi virus corona.

Menurut Zainudin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah memberikan saran kepada Kemenpora. Apabila kompetisi kembali bergulir, maka harus ada protokol kesehatan yang disiapkan, di antaranya rapid test dan swab.

"Ada saran sebelum itu dilakukan rapid test dan swab, tapi kita lihat seberapa permintannya kita akan sampaikan ke gugus tugas," kata Zainudin dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (14/5). "Gugus tugas sudah menyampaikan misalnya tanpa penonton, harus di-swab dan rapid test untuk pemain dan staf, tapi klub-klub belum merespons."

Semenjak kompetisi profesional ditangguhkan pada Maret lalu, beberapa atlet dan pemain dipulangkan ke daerah masing-masing dengan tetap dibekali program latihan mandiri. Padahal beberapa cabang olahraga seperti basket misalnya, membutuhkan latihan tim di lapangan yang tentu saja bakal melibatkan kontak fisik.



Namun untuk memanggil para atlet kembali dan menggelar latihan secara berkelompok, menurut Zainudin, masih sulit untuk dilakukan dalam waktu dekat. Terlebih eskalasi penyebaran virus corona belum menunjukkan penurunan.

Hingga saat ini, hanya ada beberapa cabang olahraga yang masih melanjutkan aktivitas pelatnasnya, antara lain angkat besi, bulu tangkis, dan menembak. Latihan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan baik yang telah disampaikan oleh gugus tugas maupun Kemenpora.

"Kami sudah menyampaikan protokol keolahragaan kepada para pengurus cabor, organisasi, dan kepala dinas pemuda dan olahraga di berbagai provinsi. Kami juga perbaharui sesuai dengan perkembangan yang ada," kata Zainudin. "Silakan tetap berlatih tapi protokol ketat. Untuk bulu tangkis, saya sudah mewanti-wanti agar para atlet yang sudah di dalam pelatnas tidak boleh keluar dan tidak boleh ada orang yang menjenguk."

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA