Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Seorang Hafizah Asal Tanah Datar Meninggal karena Covid-19

Kamis 14 May 2020 06:24 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani

Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap

Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap

Foto: ANTARA FOTO
Almarhumah merupakan santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang.

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR - Tanah Datar mengumumkan satu orang warganya yang dikonfirmasi positif covid-19 meninggal dunia pada Rabu (13/5) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Korban diketahui bernama Deidre Azharani (16). Paman Deidre, Imran Mansur mengatakan almarhumah merupakan santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang.

"Ananda Deidre Azharani (16 thn) seorang Santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Padang Panjang. Seorang anak Shaleha, hafal Alquran, cerdas dan santun," kata Imran saat dikonfirmasi Republika, Kamis (14/5).

Imran menjelaskan keponakannya dinyatakan positif hasil swab test dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Deidre diisolasi di RSUP M Djamil Padang sejak Senin (11/5) sore. Imran menyebut Deidre sebelumnya sudah dua bulan tinggal di Batusangkar setelah ia diliburkan oleh Ponpes Nurul Ikhlas Padang Panjang.

Pihak keluarga menurut Imran berencana memakamkan almarhumah di Kabupaten Tanah Datar. Pihak keluarga berharap pemerintah daerah memberikan izin agar keluarga dapat memakamkan almarhumah di Tanah Datar. Bila tidak dapat mengkebumikan anak kemenakan mereka ini di pemakaman nagari di Sungai Tarab, pihak keluarga kata Imran meminta agar diberi informasi mengenai lokasi yang tepat.

"Jika Pemerintah Daerah kesulitan atau ada kendala tanah perkuburan di Nagari kita. Silahkan informasikan kepada kami sebidang tanah yang layak dan memenuhi syarat protap covid-19, Insya Allah akan kami tebus harganya," ucap Imran.

Hingga pagi ini jenazah almarhumah masih berada di RSUP M Djamil Padang. Imran menyebut jenazah keponakannya sudah siap diantar ke pemakaman bila sudah ada konfirmasi tempat.

Imran meminta warga Batusangkar, Tanah Datar agar selalu mempraktekkan langkah-langkah keselamatan untuk mengantisipasi penularan covid-19. Seperti mencuci tangan, memakai masker setiap keluar rumah, mencuci makanan sebelum diolah atau disimpan dan disiplin isolasi bila datang dari luar kota. Supaya ke depan tidak ada lagi korban berjatuhan karena penularan virus corona.

"Sesayang-sayangnya kami padamu, Deidre Azharani, Allah lebih sayang lagi. Innalillahi wa innailayhi raji'un. Semoga Allah berkahi usia dan ilmumu," kata Imran menambahkan.

Deidre merupakan orang ke 9 dari Tanah Datar yang dikonfirmasi positif covid-19. Seperti diketahui sudah ada 10 kasus positif covid-19 di Tanah Datar atau Luhak Nan Tuo. Dari 10 kasus tersebut, 2 orang telah dinyatakan sembuh, 1 orang dikarantina, 1 orang meninggal dunia dan 6 lainnya masih menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit rujukan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA