Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

Saturday, 20 Zulqaidah 1441 / 11 July 2020

Laporta Janji Pulangkan Guardiola ke Barca

Selasa 12 May 2020 14:11 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pengusaha, Tomy Winata (ketiga kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kedua kanan) berbincang dengan mantan presiden Barcelona, Juan Laporta (kedua kanan) di stadion Atang Soetrisna, Ahad (2/4).

Pengusaha, Tomy Winata (ketiga kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kedua kanan) berbincang dengan mantan presiden Barcelona, Juan Laporta (kedua kanan) di stadion Atang Soetrisna, Ahad (2/4).

Foto: REPUBLIKA/Gilang Akbar Prambadi
Laporta mempromosikan Guardiola menjadi pelatih utama pada 2008.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Joan Laporta dilaporkan siap bersaing untuk kembali mencalonkan dirinya sebagai presiden Barcelona pada tahun depan. Seandainya ia terpilih menjadi orang nomor satu di Estadio Camp Nou, Laporta berjanji akan kembali membawa pulang pelatih Josep Guardiola.

"Saya sedang berusaha untuk memperkenalkan diri sebagai kandidat presiden (Barcelona). Saya senang bisa terus bekerja untuk masa depan Barca. Masalah Barca adalah ekonomis dan citra. Citra klub harus diubah," jelas Laporta kepada Catalan TV3 dikutip Barcablaugranes, Selasa (12/5).

Seperti diketahui pada masa kepresidenan sebelumnya, Laporta mempromosikan Guardiola yang menjadi pelatih pada 2008. Keberaniannya berbuah manis. Di bawah pelatih itu kejayaan Barcelona dengan gaya tiki-takanya bisa kembali.

Lebih lanjut, Laporta menambahkan jika dirinya ingin sekali melihat Guardiola kembali memimpin Los Cules. Tetapi, sekarang sang pelatih berada di Manchester City.

"Dia adalah tolok ukur bagi Barcelona dan banyak warga Catalan ingin dia melatih Barca lagi. Pada saat yang tepat, saya akan berbicara kepada orang yang kami pikir harus menjadi pelatih Barca mulai 2021," sambung dia.

Laporta juga berbicara tentang kemungkinan Xavi Hernandez kembali ke klub sebagai manajer di beberapa titik. Kata dia, cepat atau lambat Xavi akan melatih Barca tetapi juga mencatat bahwa dia harus berpikir jika dia siap untuk memimpin mantan rekan satu timnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA