Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Industri Makanan Disarankan Bayar THR Sesuai SE Menaker

Selasa 12 May 2020 04:47 WIB

Red: Nidia Zuraya

Sejumlah pekerja mengantri saat pembagian Tunjangan Hari Raya/THR. (ilustrasi)

Sejumlah pekerja mengantri saat pembagian Tunjangan Hari Raya/THR. (ilustrasi)

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Perusahaan yang tidak bisa membayarkan THR perlu melakukan negosiasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman menyampaikan bahwa asosiasi menyarankan pelaku industri makanan dan minuman membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai dengan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. Menaker sebelumnya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Gapmmi menyarankan sesuai edaran Menaker. Bagi yang tidak bisa, untuk negosiasi sesuai edaran,” kata Adhi melalui pesan singkat diterima di Jakarta, Senin (11/5).

Melalui SE tersebut, Menaker Ida menyampaikan pilihan-pilihan yang dapat ditempuh perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR kepada pekerjanya secara tepat waktu.

Perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR secara tepat waktu maka perlu melakukan dialog terlebih dahulu agar mencapai kesepakatan dengan pekerjanya. Salah satu pilihan yang dapat diambil yakni dengan mencicil pembayaran THR.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA