Kamis 07 May 2020 21:15 WIB

Hasil Test Corona Belum Keluar, 1 Pasien Kota Batu Meninggal

Pasien PDP ini sudah menjalani swab test yang hasilnya belum keluar.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Joko Sadewo
Pasien PDP di Kota Batu meninggal sebelum hasil Swab Test keluar. Foto swab test (ilustrasi).
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Pasien PDP di Kota Batu meninggal sebelum hasil Swab Test keluar. Foto swab test (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BATU -- Satu Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Kota Batu dilaporkan meninggal pada Kamis (7/5). Pasien berjenis kelamin perempuan tersebut merupakan warga asal Desa Giripurno.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Batu, M Chori mengatakan, pasien berusia 51 tahun tersebut awalnya masuk ke RS Bhayangkara pada 5 Mei. Berdasarkan catatan medis, pasien mengeluh demam, batuk, pilek dan sesak napas. "Ini menunjukkan gambaran pneumonia sedang," kata Chori dalam pesan singkat kepada wartawan, Kamis malam (7/5).

Selanjutnya, kondisi pasien dilaporkan terus menurun sehingga dipindahkan ke RS Karsa Husada pada 6 Mei 2020. Pada Kamis (7/5) pagi. Namun pasien tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal.

Pada proses perawatan tersebut, pasien sempat diuji cepat (rapid test) dengan hasil reaktif. Namun untuk uji kerik (swab test), kata Chori, hasilnya belum keluar sampai saat ini. Meski demikian, proses penanganan jenazah tetap menggunakan standar Covid-19.

Total terdapat lima pasien positif Covid-19 di Kota Batu per 7 Mei 2020. Empat di antaranya masih dalam perawatan sedangkan lainnya sudah dinyatakan sembuh. Sementara jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 47 orang dan 214 jiwa masuk dalam daftar Orang dalam Pemantauan (ODP).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement