Selasa 05 May 2020 16:46 WIB

Rusia Anugerahi Kim Jong-un Medali Kemenangan Perang Dunia

Rusia menganggap Kim Jong-un berkontribusi dalam menghormati tentara Soviet.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini
 Foto yang dikeluarkan oleh Kantor Berita Korut (KCNA) memperlihatkan Kim Jong-un menghadiri pembukaan pabrik pupuk, Jumat (1/5), di Suchon, Korut.
Foto: EPA-EFE/KCNA
Foto yang dikeluarkan oleh Kantor Berita Korut (KCNA) memperlihatkan Kim Jong-un menghadiri pembukaan pabrik pupuk, Jumat (1/5), di Suchon, Korut.

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Presiden Rusia Vladimir Putin menganugerahkan medali kemenangan Uni Soviet dalam Perang Dunia II kepada pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Selasa (5/5). Kim dianggap berkontribusi dalam menghormati tentara Soviet yang tewas saat pertempuran pembebasan Korea dan dimakamkan di Korut.

"Sesuai dengan keputusan Presiden Rusia, Ketua Komisi Urusan Negara (Korut) Kim Jong-un diberi medali peringatan 'Kemenangan 75 tahun dalam Perang Patriotik Hebat 1941-1945' atas kontribusi pribadinya yang besar untuk memperingati warga negara Soviet yang meninggal dan dimakamkan di Republik Rakyat Demokratik Korea dan karena peduli tentang melestarikan situs pemakaman serta peringatan prajurit Soviet di Korut," kata Kedutaan Besar Rusia untuk Korut dalam sebuah pernyataan, dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.

Baca Juga

Medali penghargaan itu diserahkan Duta Besar Rusia untuk Korut Alexander Matsegora kepada Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-ho dalam sebuah upacara di Istana Kongres Mansudae di Pyongyang. Seusai acara tersebut, Matsegora dan Ri mengadakan pembicaraan singkat. Peningkatan hubungan bilateral menjadi topik utama yang mereka bahas.

Menurut Kedutaan Besar Rusia terdapat 11 kuburan massal dan 345 kuburan individu di Korut, tempat 1.375 tentara Soviet dimakamkan. Lebih dari 4.700 tentara Soviet tewas akibat luka-luka dalam pertempuran pembebasan Korea pada 1945.

Korut mendirikan Monumen Pembebasan di Pyongyang. Salah satu ikon utama di ibu kota itu adalah untuk memperingati tentara Soviet yang tewas dalam pertempuran untuk membebaskan Korea dari pendudukan Jepang. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement