Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Terdampak Covid-19, Kebun Binatang Bandung Buka Donasi

Selasa 05 May 2020 14:59 WIB

Red: Esthi Maharani

Seorang pawang satwa memberi pakan kepada dua ekor Jerapah (Giraffa) Afrika yang merupakan koleksi terbaru di Kebun Binatang Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020).

Seorang pawang satwa memberi pakan kepada dua ekor Jerapah (Giraffa) Afrika yang merupakan koleksi terbaru di Kebun Binatang Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020).

Foto: Antara/Raisan Al Farisi
Pengelola kebun binatang Bandung tak mendapatkan pemasukan untuk pakan satwa

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Pandemi corona atau covid-19 membuat wisatawan tidak bisa berkunjung ke Kebun Binatang Bandung. Akibatnya, pengelola tidak mendapatkan pemasukan sama sekali untuk pakan satwa. Diperkirakan, dengan kondisi seperti sekarang, kebun binatang Bandung hanya mampu bertahan selama empat bulan ke depan.

Salah satu langkah yang dilakukan pengelola yaitu dengan membuka donasi. Bantuan bisa berupa makanan untuk satwa yang bisa langsung diserahkan ke kebun Binatang Bandung.

Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syafii mengatakan keputusan pengelola membuka donasi ke masyarakat dilakukan menyiasati ketiadaan pemasukan selama Kebun Binatang Bandung tidak beroperasi di masa pandemi covid-19. Padahal, pemasukan itu biasanya digunakan untuk membeli makanan para satwa.

"Memang tadi sudah banyak yang donasi buah buahan, telur, ayam dan yang nyumbang dari pekan kemarin," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (5/5).

Dengan dukungan dan bantuan tersebut, ia berharap kebun binatang Bandung tetap bisa bertahan. Meskipun jatah makan satwa di kebun binatang terpaksa dikurangi.

"Kondisi satwa seluruhnya aman (sehat)," katanya.

Selain itu, pihaknya akan menyurati pemerintah Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat untuk turut memperhatikan kondisi Kebun Binatang tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA