Senin 04 May 2020 21:38 WIB

Total Kasus Positif Covid-19 di Sumbar 203 Orang

Kasus positif Covid-19 di Sumbar bertambah delapan orang pada Senin (4/5).

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).
Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Warga Sumatera Barat yang positif terpapar Covid-19 bertambah delapan orang pada Senin (4/5) berdasarkan hasil tes swab di laboratorium Fakultas Kedokteran Unand sehingga total positif di daerah itu menjadi 203 orang

Juru Bicara Covid-19 Sumbar, Jasman di Padang, Senin mengatakan Kota Padang Panjang menjadi penyumbang tertinggi dengan lima orang masing-masing empat orang dari Kampuang Manggih dan satu orang dari Guguak Panjang.

Kelima warga tersebut bukan tenaga kesehatan yang terpapar dari pasien seperti sebelumnya, namun merupakan profesi lain. Semuanya dirawat di RSUD Kota Padang Panjang.

Warga Kota Padang yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19 hari ini sebanyak satu orang, pria 30 tahun karyawan BUMN, alamat di Pauh Kota Padang. Dia yang baru tiba di Padang 25 April 2020, diduga terinfeksi dari Jakartadan sekarang dirawat di RS Unand Padang.

Kabupaten Agam kembali terkonfirmasi warganya positif terinfeksi Covid-19. Artinya, telah dua orang warga Agam positif terinfeksi. Seorang pria usia 62 tahun asal Koto Baru, terpapar dari keluarganya yang baru pulang dari Batam. Sekarang dirawat di RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.

Seorang tenaga kesehatan wanita 40 tahun dari Nagari Kapalo Hilalang Kabupaten Padang Pariaman, juga terkonfirmasi positif. Terinfeksi karena kontak dengan pasien isolasi mandiri di rumah dan sekarang isolasi mandiri di rumahnya.

Sementara itu dua orang wanita tenaga kesehatan dari Tarusan Pesisir Selatan, telah dinyatakan sembuh dan telah pulang setelah melewati dua kali tes swab.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Sumbar hingga Senin (4/5) adalah 203 orang, dengan rincian 90 orang masih dirawat, isolasi mandiri di rumah 37 orang, Bapelkes 13 orang dan di BPSDM 11 orang, meninggal dunia 15 orang dan sembuh 37 orang.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdata 8.430 orang masing-masing dalam proses pemantauan 327 orang dan telah selesai pemantauan 8.103 orang.Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 445 orang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement