Senin 04 May 2020 13:33 WIB

Youtuber Prank Sampah Resmi Dilaporkan

Youtuber tersebut dilaporkan dengan Pasal 45 ayat 3 UU ITE.

Rep: Mabruroh/ Red: Agus Yulianto
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri.
Foto: M. Fauzi Ridwan
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Prank sembako berisi sampah dan batu akhirnya berbuntut laporan polisi. Pada Ahad (3/5) malam, Polrestabes Bandung telah menerima laporan korban sembako sampah tersebut.

“Ya betul, semalam korbannya buat laporan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri saat dihubungi Republika, Senin (4/5).

Youtuber tersebut kata dia, dilaporkan dengan Pasal 45 ayat 3 UU ITE. Polisi tegasnya, akan menindak lanjuti laporan. 

“Kan baru dibuat laporannya, sekarang masih kita tindak lanjuti, masih kita periksa kalau sudah ada (perkembangan) kita ekspose,” kata Galih.

Kasus ini bermula setelah Youtuber yang diketahui salah satunya bernama Ferdian Paleka asal Bandung membuat video Prank sembako sampah. Ia bersama teman-temannya sengaja membagikan sembako palsu tersebut dengan menyasar waria di Bandung. 

Ia bersama teman-temannya menggunakan mobil hitam dengan kardus-kardus mie instan di bagian bagasi. Kardus-kardus tersebut telah diisi bata dan sampah. Mereka selanjutnya pergi mencari calon korban. 

“Kita lihat nanti apakah, jadi kalau ada nanti kita prank pakai (sembako sampah), kalau engga ada ya udah. Ini lagi di depan bentar lagi nyampe,” ucapnya 

“Jangan lupa kalian subscribe Channel ini kalian bakal liat keseruan di rumah aja,” tambahnya.

Mereka akhirnya bertemu dengan dua orang korban.

Ka kita mau kasih makanan boleh? Mau kasih makanan sedekah, boleh ya”

“Boleh,” ujar waria tersebut.

“Kita tuh sambil ng-vlog nih,”

“Engga mau ah,”

“Ga apa-apa,”

“Kontennya apa emang?” tanya waria itu lagi.

“Bagi-bagi kak”

“Ngomong dulu atuh..”

“Haii...”

“Gmn tarikan hari ini?”

“Masih sepi, ini baru keluar,” kata waria itu.

“Difoto dulu ya,”

“Makasih, jazakumullah,” ucap waria itu sambil terus menutup sebagian wajahnya dengan tas tangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement