Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Seluruh Tenaga Kesehatan di RS Dr Sardjito Negatif Covid-19

Jumat 01 May 2020 07:58 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Israr Itah

RSUP Dr Sardjito Yogyakarta (ilustrasi). Sleuruh tenaga kesehatan di RSUP Dr Sardjito negatif Covid-19 setelah menjalani tes swab.

RSUP Dr Sardjito Yogyakarta (ilustrasi). Sleuruh tenaga kesehatan di RSUP Dr Sardjito negatif Covid-19 setelah menjalani tes swab.

Foto: Istimewa
Hasil tes swab seluruh tenaga kesehatan RSUP Dr Sardjito sudah keluar.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan mengatakan, hasil laboratorium dari seluruh tenaga kesehatan RSUP Dr Sardjito yang menjalani tes swab Covid-19 sudah keluar. Sebanyak 53 tenaga kesehatan di Sardjito dinyatakan negatif.

Hasil laboratorium yang dinyatakan negatif dari 41 tenaga kesehatan sudah keluar sebelumnya. Sedangkan, hasil laboratorium tenaga kesehatan lainnya keluar pada Kamis (30/4) malam.

"Malam ini jam 19.00 WIB hasil 12 petugas lainnya menyusul negatif semua. Sehingga tidak ada tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19," kata Banu kepada wartawan pada Kamis malam.

Baca Juga

Sebelumnya, puluhan tenaga kesehatan yang menjalani tes swab terdiri dari dokter, perawat, pramu husada hingga cleaning service. Puluhan tenaga medis ini menjalani tes swab pada 27 dan 28 April.

Alasan puluhan tenaga medis tersebut menjalani tes swab dikarenakan ada pasien dan keluarga pasien yang terlambat memberikan keterangan riwayat penyakit dan riwayat kontak dengan positif Covid-19.

Ia pun menjelaskan kronologi kejadian tersebut, yang mana berawal dari satu pasien perempuan dirawat inap di Sardjito. Tim medis di Sardjito awalnya telah melakukan rapid test terhadap pasien perempuan tersebut dengan hasil negatif.

Pasien ini menjalani rawat inap karena ada keluhan komorbid atau penyakit bawaan. Selama dirawat di rumah sakit, ia ditemani oleh suaminya.

Namun, tidak ada keterangan dari suami pasien terkait riwayat perjalanan ataupun riwayat kontak dengan pasien positif. Setelah beberapa hari dirawat, anak dari pasien ini baru mengatakan kepada tenaga medis bahwa suami pasien tersebut pernah menjalani rapid test dan swab di salah satu rumah sakit di Sleman dengan hasil positif.

Sehingga, Sardjito memutuskan untuk melakukan rapid test kedua terhadap pasien perempuan yang sebelumnya negatif tersebut. "Rapid test kedua ini dengan hasil reaktif. Berdasarkan hasil reaktif tersebut, tim medis melakukan swab Covid-19," ujar Banu.

Dari tes swab terhadap pasien tersebut, didapatkan hasil positif. Sehingga, pasien ini langsung dipindahkan ke ruang isolasi dan direncanakan untuk terus dilakukan tes swab hingga mendapatkan hasil negatif.

"Dari penelusuran informasi lebih lanjut kepada pasien dan keluarga, didapatkan keterangan bahwa suami pasien sempat satu mobil dengan pasien positif sebelumnya di DIY," jelas Banu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA