Kamis 30 Apr 2020 03:17 WIB

Apa Itu Wonsan, Lokasi Diduga Kim Jong-un Berada Kini

Wonsan menjadi simbol kekuasaan dinasti Kim di Korut

Rep: Lintar Satria/ Red: Christiyaningsih
Foto yang dirilis Korean Central News Agency memperlihatkan pembangunan area wisata pantai Wonsan-Kalma. Wonsan menjadi simbol kekuasaan dinasti Kim di Korut.
Foto: EPA
Foto yang dirilis Korean Central News Agency memperlihatkan pembangunan area wisata pantai Wonsan-Kalma. Wonsan menjadi simbol kekuasaan dinasti Kim di Korut.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Para pakar yang mengawasi rezim Korea Utara (Korut) mengatakan citra satelit menunjukkan kapal mewah yang kerap digunakan Kim Jong-un dan bawahannya bergerak. Menurut pakar, Kim sempat berada di tempat liburannya di pinggir pantai Wonsan.

"Ini salah satu rumah favoritnya," kata pakar Korut dari Stimson Center, Michael Madden, Rabu (29/4).

Baca Juga

Menurut pakar dan berdasarkan citra satelit kompleks, tempat peristirahatan Kim di pinggir pantai Wonsan dipenuhi oleh vila-vila tamu dan memiliki pantai pribadi. Kompleks itu juga dilengkapi lapangan basket serta stasiun kereta pribadi.

Tahun lalu untuk membangun jalur pacuan kuda sebuah landasan terbang di kompleks itu dihancurkan. Sementara di dekatnya berlabuh kapal yac mewah Princess 95 yang pada tahun 2013 diperkirakan senilai 7 juta dolar AS.

Madden membandingkan kompleks peristirahatan Kim di Wonsan dengan tempat peristirahatan Presiden AS Donald Trump di Florida yang bernama Mar-a-Lago. "Semuanya diatur sebagai kantor pusat pemimpin negara. Jadi semuanya dilengkapi perangkat yang membuatnya dapat menjalankan negara," tambah Madden.

Madden mengatakan Wonsan tidak hanya salah satu kompleks terbesar dan terbaik. Tapi lokasinya juga berguna bagi Kim untuk pergi ke wilayah-wilayah lain di pinggir pantai atau pulang dengan cepat ke Pyongyang dengan kereta pribadi atau jalan tol yang dibangun khusus untuk keluarga Kim atau pejabat tinggi.

Wonsan menjadi simbol kekuasaan dinasti Kim. Di sana tempat Kim Il Sung yang mendirikan Korut di akhir kolonial Jepang pada 1945 yang mendarat bersama pasukan Uni Soviet untuk mengambil alih Korut.

Beberapa pakar yakin Wonsan adalah tempat kelahiran Kim Jong-un. Karena di sana ia menghabiskan masa kecilnya di kediaman keluarga Kim. Sejarah resmi tidak pernah mengonfirmasi di mana ia lahir. 

Dalam memoarnya, koki Jepang Kenji Fujimoto menceritakan bagaimana ia bekerja untuk keluarga Kim dan pernah mengunjungi Wonsan. Ia bercerita Kim Jong-un kecil bermain sepatu roda, basket, jet ski, dan bermain di kolam renang.

Ada sebuah foto yang memperlihatkan Kim sedang meneguk minuman bersama mantan pemain basket NBA Dennis Rodman di sana. Ketika Rodman pertama kali mengunjungi Korut pada tahun 2013 lalu.

Wonsan juga menjadi simbol Kim untuk bertahan dengan mengombinasikan pembangunan ekonomi, pariwisata dan senjata nuklir. Ia membangun kembali kota berpopulasi 360 ribu orang dan ingin membuatnya menjadi destinasi pariwisata senilai miliaran dolar AS.

Beberapa bulan terakhir proyek tersebut tertunda. Sebagian besar karena sanksi internasional atas program nuklir dan rudal Korut yang membuat mereka kesulitan mendapatkan investasi asing.

Wonsan juga menjadi lokasi latihan militer dan uji coba rudal yang diperbaharui Kim. Ia melanjutkan uji coba rudal karena frustrasi dengan lambannya progres denuklirisasi yang dilakukan bersama AS dan Korsel.

Pada Selasa (28/4) kemarin situs yang mengawasi Korut, NK PRO, melaporkan gambar dari satelit komersial. Gambar satelit menunjukkan kapal yang sering digunakan Kim membuat pola pergerakan yang menunjukan ia atau anak buahnya berada di sekitar Wonsan. Laporan ini senada dengan laporan AS pekan lalu.

Pekan lalu proyek Amerika Serikat (AS) yang mengawasi Korut yakni 38 North melaporkan gambar satelit memperlihatkan kereta pribadi Kim terparkir di stasiun yang ia gunakan saat mengunjungi vilanya di Wonsan. Pejabat Korea Selatan (Korsel) dan AS mengatakan ada kemungkinan Kim berada di sana.

Kemungkinan besar Kim berusaha menghindari penularan virus corona. Laporan Korsel dan AS juga menunjukkan skeptisme terhadap laporan media yang menduga Kim sedang sakit keras.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement