Senin 27 Apr 2020 23:55 WIB

583 Desa di Kaltim Bentuk Relawan Tanggap Covid-19

Pemprov Kaltim mencatat ada 19.366 orang jadi relawan tanggap Covid-19

Relawan membagikan masker gratis untuk masyarakat. Pemprov Kaltim mencatat ada 19.366 orang jadi relawan tanggap Covid-19
Foto: Edi Yusuf/Republika
Relawan membagikan masker gratis untuk masyarakat. Pemprov Kaltim mencatat ada 19.366 orang jadi relawan tanggap Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Sebanyak 583 desa dari 841 desa di ProvinsiKalimantan Timur telah membentuk Tim Relawan Desa Tanggap Pandemi COVID-19. Kepala DPMPD Kaltim, Moh Jauhar Efendi kepada awak media menyebutkan dari 583 Tim Relawan Desa Tanggap COVID-19 tersebut tercatat ada sebanyak 19.366 orang relawan yang tergabung sebagai garda terdepan antisipasi penyebaran dan penanganan COVID-19 di desa.

"Sudah ada 583 desa yang menetapkan SK tim relawan dengan jumlah relawan sebanyak 19.366. Itu data per 21 April 2020 kemarin, bisa saja hari ini atau besok besok jumlahnya akan bertambah," kata Moh Jauhar Efendi, Senin (27/4).

Jauhar membeberkan tim relawan tersebut diantaranya di Kabupaten Paser sebanyak 118 desa dari 139 desa, Kutai Kartanegara 152 desa dari 193 desa, Berau 28 desa dari 100 desa, Kutai Barat 139 desa dari 190 desa, Kutai Timur 89 desa dari 139 desa, Penajam Paser Utara 30 desa dari 30 desa, dan Mahakam Ulu 27 desa dari 50 desa.

Sisanya, masih ada 258 desa yang belum membentuk Tim Relawan Desa Tanggap COVID-19.

Jauhar berharap desa yang belum bisa segera membentuk karena sebagai bentuk peran desa dalam antisipasi penyebaran dan penanggulangan COVID-19 di desa.

Tim Relawan Desa Tanggap COVID-19 sesuai SE Mendes PDTT No8/2020 tentang Desa Tanggap COVID-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa diketuai kepala desa dengan wakilnya ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kemudian beranggotakan perangkat desa, anggota BPD, kepala dusun, ketua RW, ketua RT, pendamping lokal desa dan pendamping lainnya yang berdomisili di desa, bidan desa, tokoh agama, adat, masyarakat, karang taruna, PKK, dan kader penggerak masyarakat desa serta memiliki mitra relawan dari Babinkamtibmas dan Babinsa.

Sedangkan terkait dana desa untuk melawan COVID-19, tercatat sudah teralokasi sebanyak Rp17,882 miliar dari desa-desa yabg sudah mengalokasikan untuk desa tanggap COVID-19.

Paling besar Kutai Kartanegara sebanyak Rp8,030 miliar, disusul Kutai Timur Rp3,722 miliar, Penajam Paser Utara Rp2,092 miliar, dan Kutai Barat Rp1,999 miliar.

Kemudian Paser Rp784,455 juta, Kutai Barat Rp735,751 juta, dan Mahakam Ulu Rp516,665 juta. "Itu dari total Pagu Dana Desa tahun 2020 sebesar Rp906,976 miliar.

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan desa diantaranya pendirian pos tim sebanyak 433 kegiatan, pendirian tempat isolasi sebanyak 145 kegiatan, sosialisasi hidup sehat lawan COVID-19 554 kegiatan, penyediaan tempat cuci tangan di tempat-tempat publik sebanyak 483 kegiatan, dan penyemprotan disinfektan 541 kegiatan.

Pendataan pemudik atau pendatang 366 kegiatan, pendataan masyarakat rentan sakit 242 kegiatan, pengadaan masker bagi warga 172 kegiatan, dan kegiatan lain-lain yang berkenaan dengan aksi Tim Desa Lawan COVID-19 sebanyak 157 kegiatan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement