Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Polres Indramayu Sita 52.335 Butir Petasan

Senin 27 Apr 2020 15:41 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Petasan (ilustrasi)

Petasan (ilustrasi)

Foto: Antara
Polisi akan terus melakukan razia rutin di Bulan Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menyita sebanyak 52.335 butir petasan dan juga kembang api saat menggelar razia di beberapa pedagang dalam rangka upaya cipta kondisi operasi "Ketupat Lodaya 2020".

"Total yang kita sita ada sebanyak 52.335 butir petasan dan kembang api," kata Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto di Indramayu, Senin (27/4).

Menurut Suhermanto petasan dan kembang api yang disita tersebut merupakan hasil razia cipta kondisi operasi Ketupat Lodaya 2020 oleh Sat Reskrim Polres Indramayu bersama Polsek Jajaran.

Di mana untuk sasaran dalam giat tersebut, Sat Reskrim Polres Indramayu bersama Polsek menyambangi beberapa pedagang atau toko yang menjual petasan dan juga kembang api.

"Kita menyasar ke beberapa tempat yang memang dicurigai menjual petasan dan kembang api tanpa izin," ujar dia.

Saat razia kata Suhermanto, pihaknya menemukan ribuan butir petasan berbagai jenis dan dijual secara bebas, oleh karena itu langsung dilakukan penyitaan barang bukti.

"Sementara penjualnya kami lakukan pembinaan, dengan membuat surat pernyataan tidak menjual petasan," tuturnya.

Polres Indramayu lanjut Suhermanto, akan terus melakukan razia rutin di bulan Suci Ramadhan. Hal tersebut untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sasarannya berupa minuman keras sampai petasan dan tindak pidana lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu. "Kami terus lakukan razia rutin, untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan suci Ramadhan. Selain itu, kami juga melakukan patroli untuk melihat situasi Kamtibmas," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA