Senin 27 Apr 2020 13:55 WIB

25 Tuna Wisma Terjaring Operasi di Tanah Abang Dipulangkan

Masih tersisa dua tuna wisma yang menginap di GOR Karet Tengsin.

Pengemis tidur di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (26/11).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Pengemis tidur di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (26/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu mengatakan 25 orang tuna wisma yang terjaring operasi pada Sabtu (25/4) malam sudah dipulangkan ke domisili asalnya masing-masing. Hal ini usai difasilitasi selama satu malam di GOR Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Semua sudah pulang ke rumah masing-masing. Mereka punya rumah kok," kata Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu, Senin (27/4).

Para tunawisma yang terjaring Satpol PP Tanah Abang itu banyak yang berasal dari luar daerah seperti Bogor, Tangerang,dan Cirebon. Mereka difasilitasi makanan untuk sahur dan berbuka puasa serta tempat tidur darurat yang digelar di dalam GOR Karet Tengsin.

Masing-masing tempat tidur diberikan jarak sekitar 2 meter sesuai dengan anjuran jaga jarak fisik yang harus diterapkan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Meski begitu, Yassin mengatakan memang tersisa dua orang lagi yang masih menginap di GOR Karet Tengsin. Namun bukan bagian dari tunawisma yang terjaring operasi pada Sabtu (25/4).

"Itu memang kemarin ada sisa dua. Belum saya cek apakah masih di situ atau gimana. Keduanya ditangani Dinas Sosial," kata Yassin.

Sebelumnya, GOR Karet Tengsin pada Sabtu (25/4) dini hari menampung sebanyak 55 orang tunawisma beserta dua orang anak kecil dari hasil razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Yassin mengatakan tunawisma yang terjaring merupakan bagian dari fenomena menjelang Ramadhan 1441 H. Selama Ramadhan, banyak warga dari luar kawasan Jakarta datang untuk meminta-minta bantuan di kawasan-kawasan yang ramai dikunjungi salah satunya pusat perbelanjaan di Tanah Abang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement