Senin 27 Apr 2020 12:51 WIB

Bos Dortmund: Tak Dimulai Lagi, Bundesliga akan Tertinggal

Ada harapan liga bisa dimulai kembali walaupun tanpa penonton sejak 9 Mei.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto
Chief Executive Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke.
Foto: EPA/FRIEDEMANN VOGEL
Chief Executive Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke.

REPUBLIKA.CO.ID, DORTMUND -- Chief Executive Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, mengklaim Bundesliga Jerman akan tertinggal jika musim kompetisi tak segera dimulai lagi dalam beberapa bulan ke depan. Pandemi corona memaksa Bundesliga menghentikan kompetisi pada bulan lalu.

Namun ada harapan liga bisa dimulai kembali walaupun tanpa penonton sejak 9 Mei. Meski masih ada kekhawatiran kalau fan akan berkumpul di luar stadion. Sebab ada lebih dari 206.900 korban meninggal di seluruh dunia, dengan lebih dari 5.900 kematian ada di Jerman.

Virus corona memang telah menyebar ke seluruh dunia, menyebabkan krisis terhadap dunia olahraga dan organisasi keuangan. Sehingga Watzke mendorong agar kompetisi segera dimulai lagi.

''Jika kami tidak bermain dalam beberapa bulan ke depan, semua (tim) Bundesliga akan tertinggal dan kemudian tidak akan ada liga yang kami kenal sebelumnya,'' ujar Watzke dikutip dari Sportskeeda, Senin (27/4).

Menurut Watzke, memulai kembali kompetisi dilakukan agar bisa menyelamatkan sepak bola. Dortmund, lanjut dia, melakukan segalanya untuk bisa kembali bekerja.

Watzke mengaku tak ingin ada perlakuan spesial, tapi juga tidak ingin terus merugi. Sepak bola, sambung dia, memainkan peran yang relevan dalam masyarakat. ''Tapi pertanyaannya bukan itu. Kami semua harus melakukan sebisa mungkin untuk mencegah orang bilang sepak bola dapat perlakukan spesial,'' jelas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement