SD Bosowa Bina Insani Gelar Program Ramadhan Secara Daring

Red: Irwan Kelana

 Jumat 24 Apr 2020 14:57 WIB

Pesantren Ramadhan 1439H/ 2018 M yang diadakan  SD Bosowa Bina Insani/ foto ilustrasi. Foto: Dok SBBI Pesantren Ramadhan 1439H/ 2018 M yang diadakan SD Bosowa Bina Insani/ foto ilustrasi.

Program Ramadhan secara daring itu diadakan 27 April sampai 20 Mei 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Setiap Ramadhan tiba, SD Bosowa Bina Insani Bogor mengadakan program Ramadhan. Biasanya kegiatan tersebut diadakan di sekolah dan Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani, Bogor.

Namun pada Ramadhan 1441 H program Ramadhan itu tidak diadakan di sekolah dan masjid. “Karena ada wabah Covid-19, pada Ramadhan 1441 H, SD Bosowa Bina Insani menggelar program Ramadhan secara daring. Kegiatan itu kami adakan dari tanggal 27 April sampai 20 Mei 2020,” kata Kepala SD  Bosowa Bina Insani, Dr M Sudrajat MPdI dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (23/4).

Ia menambahkan, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring itu  diadakan dari hari Senin sampai Jumat. “Waktunya mulai pukul 09.00-11.00. Setiap hari dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 09.00-09.30 dan 09.30-11.00,” tuturnya.

Sudrajat menyebutkan, sesi pertama hari Senin dan Jumat  diisi dengan Dhuha, tadarus Quran dan hafalan Quran. Sedangkan  pertama hari Selasa, Rabu dan Kamis,  diisi dengan tadarus/hafalan Quran. Adapun sesi kedua dari Senin sampai Jumat diisi dengan materi keagamaan.

Materi keagamaan dibagi empat tema, yakni puasa dan zakat (27 April-1 Mei 2020); shalat sunnah (4-8 Mei 2020); Kisah Nabi dan Rasul (11-15 Mei 2020); dan Film Berhikmah (18-20 Mei 2020). 

“Kegiatan tadarus/hafalan Quran dibimbing oleh Guru Tilawati, sedangkan materi keagamaan diberikan oleh para guru Agama Islam SD Bosowa Bina Insani. Mereka adalah Ustadz Sudrajat, Ustadz Agung, Ustadz Asyhari, Ustadz Ayi, Ustadz Asep Sumarsana, dan Ustadz Zaenal,” paparnya.

Sudrajat menambahkan, SD Bosowa Bina Insani juga tetap mengadakan program Bazis selama bulan Ramadhan 1441 H. "Salah satu sasaran obyek penyalurannya adalah para office boy, petugas sekuriti, BM dan pengemudi di lingkungan sekolah," tuturnya.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X