Jumat 24 Apr 2020 14:44 WIB

PM Jepang dan Jokowi Bahas Pandemi Corona

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan telewicara dengan Presiden Jokowi

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Christiyaningsih
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kanan) dalam pertemuan bilateral di sela-sela KTT ke-35 ASEAN di Bangkok, Thailand, Senin (4/11/2019).
Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kanan) dalam pertemuan bilateral di sela-sela KTT ke-35 ASEAN di Bangkok, Thailand, Senin (4/11/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan telewicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (23/4). Mereka membahas isu seputar pandemi Covid-19.

Pada awal pembicaraan, Jokowi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Jepang atas bantuannya selama ini. Hal itu termasuk kerja sama dalam proses evakuasi warga Indonesia yang menjadi awak di kapal pesiar Diamond Princess.

Baca Juga

Selanjutnya Abe menjelaskan tentang langkah-langkah yang diambil pemerintahannya untuk mengatasi wabah Covid-19. Dia pun menyampaikan bahwa Jepang telah memberi bantuan teknis kepada tenaga dan sarana medis Indonesia melalui organisasi internasional termasuk WHO dan UNICEF. Jokowi mengapresiasi bantuan tersebut.

"Dalam kesempatan ini, Perdana Menteri Abe juga meminta kerja sama Presiden Jokowi untuk memastikan keamanan dan perlindungan warga negara Jepang yang berdomisili di Indonesia serta stabilitas operasional perusahaan Jepang. Menanggapi hal itu, Presiden Jokowi menyampaikan kesediaan untuk bekerja sama," kata pernyataan yang dirilis Kedubes Jepang di Jakarta.

Abe pun meminta kerja sama agar peralatan medis dapat diekspor secara stabil. "Kedua belah pihak memastikan bahwa penanganan wabah Covid-19 merupakan tantangan utama dan bersepakat akan berkolaborasi erat untuk mengatasi kesulitan ini bersama," kata Kedubes Jepang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement