Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

BUMN Dorong Garuda Lakukan Efisiensi

Jumat 24 Apr 2020 12:23 WIB

Rep: M Nursyamsyi/ Red: Hiru Muhammad

Pesawat jenis boeing milik Garuda Indonesia lepas landas di Bandara Soekarno Hatta.

Pesawat jenis boeing milik Garuda Indonesia lepas landas di Bandara Soekarno Hatta.

Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Pemilahan rute penerbangan sangat penting agar tidak merugian di kemudian hari

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong PT Garuda Indonesia (Persero) melakukan sejumlah strategi dalam menghadapi tekanan akibat pandemi covid-19.

Dalam keterbukaan informasi BEI, pendapatan operasional maskapai pelat merah pada kuartal I/2020 itu mengalami penurunan sekitar 33 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan industri penerbangan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat Corona. Penurunan jumlah penumpang berimbas besar bagi sektor pendapatan perusahaan.

"Kita mendorong (Garuda) terus usaha melakukan efisiensi dan melihat jalur mana lagi yang bisa dipotong, lebih utamakan jalur yang masih layak secara ekonomis dengan kondisi sekarang ini," ujar Arya saat dihubungi Republika di Jakarta, Jumat (25/4).

Arya menilai pemilahan rute penerbangan sangat penting agar tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari bagi Garuda. Arya mengatakan manajemen Garuda Indonesia memang sudah melakukan sejumlah hal dalam menjaga kinerja perusahaan di tengah pandemi.

"Usaha-usaha yang dilakukan dengan melakukan efisiensi di segala bidang, grounded pesawat yang tidak ekonomis, mengurangi jalur penerbangan, dan pemotongan gaji pegawai. Ini usaha yang dilakukan manajemen untuk bisa bertahan di tengah kondisi saat ini," kata Arya menambahkan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA