Kamis 23 Apr 2020 18:42 WIB

Sebanyak 5.000 Paket Sembako dan APD Rp 200 Juta Disalurkan

Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga

Rep: muhammad fauzi ridwan/ Red: Hiru Muhammad
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas paket bantuan sosial dari Pemda Provinsi Jawa Barat yang dibawa petugas pos dan ojek online bagi warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terdampak COVID-19, Sabtu (18/4). Paket bantuan sebanyak 18 ribu paket ini berupa Rp350 ribu dalam bentuk sembako dan Rp150 ribu berupa uang tunai yang akan dibagikan di tujuh kecamatan Bandung Barat
Foto: Humas Pemprov Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas paket bantuan sosial dari Pemda Provinsi Jawa Barat yang dibawa petugas pos dan ojek online bagi warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terdampak COVID-19, Sabtu (18/4). Paket bantuan sebanyak 18 ribu paket ini berupa Rp350 ribu dalam bentuk sembako dan Rp150 ribu berupa uang tunai yang akan dibagikan di tujuh kecamatan Bandung Barat

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Sebanyak 5.000 paket sembako dan alat pelindung diri (APD) senilai Rp 200 juta disalurkan ke wilayah Kabupaten Bandung di masa pandemi Corona, Kamis (23/4). Diharapkan bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19 secara ekonomi.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Sjadzily mengatakan bantuan sembako berasal dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Kementerian Sosial untuk warga di Kabupaten Bandung. Sedangkan APD berasal dari DPP Partai Golkar.

Menurutnya, APD sebanyak 280 buah, masker sebanyak 2.000 buah, sabun cuci tangan sebanyak 5.000 dus dan kacamata pelindung bagi tim medis 80 unit. Selain itu bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 11.000 masker.  "Bantuan ini dari berbagai pihak termasuk dari penyisihan pendapatan saya sebagai wakil rakyat Kabupaten Bandung," tuturnya.

Ia mengaku turut mengupayakan adanya penambahan bantuan sosial untuk warga di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Katanya diantaranya adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bandung sebesar Rp 30 miliar.

Ace mengatakan dana PKH untuk tiap keluarga mengalami kenaikan dari dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 3 juta perkeluarga. Selain itu, katanya dana sembako dari Rp 167.000 keluarga menjadi Rp 235.735 keluarga. Selain itu, bantuan sosial tunai dari Rp 97.000 perkeluarga dengan nominal bantuan Rp  600.000 perbulan.  "Bantuan ini semoga bermanfaat bagi warga terdampak ekonomi akibat Covid-19," katanya. Ia pun mengajak masyarakat mampu agar membantu masyarakat lainnya.

Bantuan sosial yang ada saat pandemi Corona merupakan jaring pengaman sosial dan tidak dimaknai permanen. Menurutnya, pemerintah terbatas dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement