Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Keutamaan Shalawat Thibbil Qulub

Kamis 23 Apr 2020 05:04 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil

Keutamaan Shalawat Thibbil Qulub. Foto: Berdoa Ilustrasi

Keutamaan Shalawat Thibbil Qulub. Foto: Berdoa Ilustrasi

Foto: Antara
Shalawat Thibbil Qulub memiliki keutamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Shalawat thibbil qulub atau disebut juga shalawat ath thibbiyyah atau shalawat Nur Al Abshar. Shalawat ini digubah oleh seorang ulama dari Mesir yakni Syaikh Ahmad ibn Ahmad Ibn Ahmad Al Adawiy Al Malkiy Al Khalawaty Al Dardir.  Ia masyur dengan sebutan Syekh Dardir dan dijuluki sebagai Abu Barakat atau bapaknya keberkahan. Tentang shalawat thibbil qulub ini diterangkan  dalam kitab Saadah ad Darain fi Shalat 'ala Sayyid Al Kaunnain di mana penulisnya Syaikh Yusuf ibn Ismail menisbatkan shalawat tibbil qulub pada Syaikh Ad Dardir.

Shalawat ini sekaligus berisikan doa yakni memohon kepada Allah dengan bershalawat menjadi obat segala penyakit lahir dan bathin.

Berikut redaksi shalawat thibbil qulub:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Artinya: "Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya."

Syekh Dardir sendiri adalah ulama yang menguasai berbagai disiplin keilmuan. Ia lahir pada 1715 M dan meninggal pada 1786 M di Kairo, Mesir. Diantara guru Syekh Dardir seperti pada bidang fiqih yakni Imam Ali Shaidi seorang ulama tekemuka bermazhab Maliki dan bidang tasawuf pada Imam Hifny. Ia juga seorang murid di Al Azhar dan belajar pada Syekh Muhammad Al Dafary. Diantara kitab karya syekh Dardir seperti Tuhfah Al Ikhwan fi ilm Al bayan dan Al kharidah Al bahiyyah.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA