Selasa 21 Apr 2020 22:24 WIB

Tiga Pasien Covid-19 Kabupaten Bogor Sembuh

Ketiga pasien Covid-19 yang sembuh berjenis kelamin perempuan.

 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali mengumumkan pasien terinfeksi virus corona asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat ,yang berhasil sembuh (Foto: ilustrasi pasien Covid-19 sembuh)
Foto: Antara/Ampelsa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali mengumumkan pasien terinfeksi virus corona asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat ,yang berhasil sembuh (Foto: ilustrasi pasien Covid-19 sembuh)

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali mengumumkan pasien terinfeksi virus corona asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat ,yang berhasil sembuh. Kali ini jumlah pasien sembuh sebanyak tiga orang.

"Tiga pasien yang terkonfirmasi sembuh dari COVID-19 adalah perempuan 15 tahun asal Kecamatan Parung Panjang, perempuan 29 tahun asal Kecamatan Gunung Putri, perempuan 24 tahun asal Kecamatan Gunung Putri," kata Bupati Bogor Ade Yasin melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/4) malam.

Baca Juga

Dengan demikian, jumlah pasien di Kabupaten Bogor yang sudah berhasil sembuh dari infeksi COVID-19 ada sebanyak tujuh orang. Empat pasien yang sudah lebih dulu sembuh yaitu, laki-laki usia 35 tahun asal Kecamatan Bojonggede, sembuh pada Senin (13/4).

Kemudian, dua pasien sembuh yang sembuh pada Ahad (29/3), yaitu laki-laki usia 27 tahun warga Kecamatan Cibinong dan laki-laki usia 30 tahun asal Kecamatan Gunung Putri. Kemudian, satu pasien lainnya yang sembuh pada Jumat (3/4) yaitu laki-laki usia 35 tahun asal Kecamatan Bojonggede.

Hingga Selasa (21/4) malam, Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah positif terinfeksi virus coronaatau COVID-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 63 pasien. "Total ada 63 kasus positif COVID-19, tujuh di antaranya sudah sembuh, dan lima meninggal dunia," tuturnya.

Di samping itu Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.209 orang dalam pemantauan (ODP), 833 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 752 pasien dalam pengawasan (PDP), 438 di antaranya sudah selesai diawasi. Ia mengatakan, dari 438 PDP yang sudah selesai diawasi, ada sebanyak 16 pasien yang meninggal sebelum dinyatakan positif ataupun negatif COVID-19 melalui hasil swab.(KR-MFS).

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement