Ahad 19 Apr 2020 21:02 WIB

Dortmund Siapkan Bayaran Tinggi untuk Jadon Sancho

Ini jika Sancho menolak untuk berseragam Manchester United.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Gelandang Borussia Dortmund Jadon Sancho. Manchester United jadi yang terdepan dalam persaingan mendapatkan Sancho.
Foto: EPA-EFE
Gelandang Borussia Dortmund Jadon Sancho. Manchester United jadi yang terdepan dalam persaingan mendapatkan Sancho.

REPUBLIKA.CO.ID, DORTMUND -- Borussia Dortmund dilaporkan telah menjelaskan kepada Jadon Sancho akan menyiapkan perpanjangan kontrak baru jika menolak untuk berseragam Manchester United (MU) musim panas ini. Sancho tampil mengesankan musim ini dengan mencetak 17 gol dan 19 assist dalam 35 pertandingan di semua kompetisi.

Itu sebabnya penyerang 20 tahun ini diincar banyak klub top Eropa seperti Manchester United. Kendati demikian, menurut laporan Bild, Ahad (19/4), Dortmund rupanya sudah siap memberikan bayaran tertinggi kedua di Dortmund bagi Sancho setelah Marco Reus, jika Sancho menolak bergabung ke MU.

Laporan tersebut menyebutkan klausul perjanjian kontrak baru yang ditawarkan Dortmund kepada Sancho, yaitu gaji naik dari sekitar enam juta euro per musim menjadi 10 juta euro. Saat ini belum ada kesepakatan secara resmi antara kedua klub.

Selain MU, Sancho juga dikaitkan dengan Chelsea dan Liverpool, walaupun ia diyakini akan memilih MU jika memang kembali ke Liga Inggris. Berdasarkan catatan Transfermarkt, di Bundesliga Jerman musim ini, Sancho telah mencetak 14 gol dan 16 assist dalam 23 pertandingan. Statistik tersebut merupakan catatan luar biasa sebagai seorang gelandang serang.

Sedangkan di Liga Champions, Sancho membuat dua assist dan dua gol dalam delapan pertandingan. Adapun di DFL Supercup, ia mencetak satu gol dan satu assist dalam sekali pertandingan.

Sancho adalah pemain muda masa depan timnas Inggris. Ia memulai karier juniornya bersama Watford dan Manchester City. Ia kemudian bergabung dengan Dortmund lapis dua pada 2017. Pada tahun yang sama ia masuk ke tim utama.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement