Sabtu 18 Apr 2020 22:20 WIB

Bandung Lakukan Simulasi PSBB Pekan Depan

Simulasi akan menentukan titik pemeriksaan saat PSBB berlangsung.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal mempersiapkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan melakukan simulasi pada Senin (20/4) mendatang (Foto: ilustrasi PSBB)
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal mempersiapkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan melakukan simulasi pada Senin (20/4) mendatang (Foto: ilustrasi PSBB)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal mempersiapkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan melakukan simulasi pada Senin (20/4) mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, mengatakan, simulasi tersebut nantinya bakal menentukan lokasi untuk titik pemeriksaan saat PSBB berlangsung.

"Simulasi hari Senin (20/4), melihat kesiapan ada titik-titik check point (pemeriksaan) di mana saja kita ingin tahu, kemudian apa saja tang harus disediakan di tenda check point," kata Ema di Bandung, Sabtu (18/4).

Baca Juga

Di sejumlah titik pemeriksaan itu, kata dia, bakal ada sejumlah aparat yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan. Menurutnya aparat tersebut bakal berjaga dengan menerapkan protokol kesehatan. Mengenai jumlah titik pemeriksaan maupun penjagaan di pintu masuk Kota Bandung, ia belum menyampaikan secara rinci. Menurutnya hal itu akan disampaikan setelah Peraturan Wali Kota (Perwal) resmi ditetapkan.

"Titiknya ini nanti akan kami sosialisasikan, di petanya sudah ada, tapi nanti setelah Perwalnya ke luar," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung, AKBP Asep Pujiono, mengatakan, pihaknya berencana mengajukan delapan titik pemeriksaan. Menurutnya titik-titik pemeriksaan yang diajukan itu meliputi kawasan perbatasan kota atau akses ke luar dan masuk kota.

"Rencananya kami ajukan delapan check point. Tapi untuk pastinya berapa check point, nanti diputuskan di rapat koordinasi di Mapolda Jawa Barat," kata Asep.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement