Jumat 17 Apr 2020 18:49 WIB

Rumah Yatim Serahkan Bantuan Covid-19 ke Gubernur Jabar

Bantuannya berupa 50 ton beras, 10 ribu hazmat suit hingga alat disinfektan.

 Rumah Yatim menyerahkan secara simbolis bantuan Covid-19 kepada Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (17/4).
Foto: Istimewa
Rumah Yatim menyerahkan secara simbolis bantuan Covid-19 kepada Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (17/4).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Rumah Yatim menyerahkan secara simbolis bantuan Covid-19 kepada Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (17/4). Penyerahan bantuan ini guna membantu Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Jabar.

Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Rumah Yatim Nugroho BW kepada Gubernur Jabar. Bantuan yang diberikan merupakan titipan dari masyarakat kepada Rumah Yatim. Di antaranya 50 ton beras, 10 ribu hazmat suit, 1.000 face shield, 37.500 latex gloves, 10 disinfectant spray, 150 liter cairan disinfektan, dan 150 liter hand shop.

Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Rumah Yatim karena memberikan bantuan yang sangat tepat dan dibutuhkan saat ini. Menurut dia, kebijakan Rumah Yatim menitipkan bantuan melalui Pemprov Jabar sudah tepat.

Sebab, papar Emil, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jabar yang memiliki data paling akurat terkait kebutuhan bantuan. ‘’Terkait sembako, memang menjadi urgent hari ini, terutama saat diberlakukannya PSBB, sehingga masyarakat sangat membutuhkan bantuan logistic,’’ paparnya.

Ia juga menambahkan, bantuan alat pelindung diri (APD) sangat dibutuhkan oleh petugas medis. Karena, ungkap dia, kekurangan APD masih cukup dirasakan oleh sejumlah rumah sakit maupun puskesmas yang ada di Provinsi Jabar.

"Bantuan akan segera didistribusikan dalam waktu dekat karena dibutuhkan oleh berbagai pihak. Boleh saja memberikan langsung, namun jika melalui kami dipastikan lebih tepat sasaran ," tuturnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement