Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Puluhan Tenaga Medis Corona Ditempatkan di Penginapan Khusus

Jumat 17 Apr 2020 14:45 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Bilal Ramadhan

Upaya memutus mata rantai Covid-19 di Kota Sukabumi dilakukan menyemprot disinfektan melalui media drone di Pasar Pelita, Rabu (8/4)

Upaya memutus mata rantai Covid-19 di Kota Sukabumi dilakukan menyemprot disinfektan melalui media drone di Pasar Pelita, Rabu (8/4)

Foto: Republika/riga nurul iman
Tenaga kesehatan tidak boleh kembali ke keluarga karena berisiko.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Puluhan tenaga medis RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi ditempatkan di lokasi penginapan khusus. Hal ini dilakukan karena mereka bagian dari garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

''Pemkot atas kebijakan wali kota menyediakan tempat penginapan untuk tenaga medis di RSUD R Syamsudin yang menjadi garda terdepan,'' ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Rita Fitrianingsih kepada wartawan Jumat (17/4). Tujuannya untuk menghindari kontak dalam sebuah protap penananan Covid-19.

Salah satunya tidak boleh kembali ke keluarga karena bagaimanapun mereka dalam kondisi beresiko. Sehingga mereka ditempatkan di lokasi yang aman dan disediakan makan.

Rita menututkan, nantinya setelah menjalani tugas 14 hari akan menjalani isolasi. Setelah itu baru mereka akan kembali kepada keluarganya. Jumlah perawat yang ditempatkan sebanyak 39 orang tenaga medis dari RSUD R Syamsudin SH.

Meskipun petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap akan tetapi tetap dikategorikan sebagai kelompok rawan karena menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Seperti diketahui, RSUD R Syamsudin SH menjadi salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan Covid-19. Saat ini di Kota Sukabumi ada 10 kasus positif Covid-19 dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, pemkot memang menyediakaan tempat penginapan khusus untuk tenaga medis yang menangani Covid-19. Harapannya kebijakan ini dapat efektif dalam penanganan dan pencegahan penyebaran corona.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA