Jumat 17 Apr 2020 11:44 WIB

ASDP Catat Pengguna Tiket Elektronik Capai 70 Persen

Meski sudah elektrobik, pembelian tiket masih dilakukan di pelabuhan.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sejak 2 Maret 2020 sudah menjual tiket penyebrangan secara daring melalui laman resmi ferizy.com untuk lintasan lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.
Foto: Antara/Kornelis Kaha
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sejak 2 Maret 2020 sudah menjual tiket penyebrangan secara daring melalui laman resmi ferizy.com untuk lintasan lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sejak 2 Maret 2020 sudah menjual tiket penyebrangan secara daring melalui laman resmi ferizy.com untuk lintasan lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan saat ini sudah cukup banyak pengguna jasa yang membeli tiket elektronik. 

"Hingga April ini sudah terjadi peningkatan signifikan 70 persen pembelian tiket online. Target kita pada 1 Maret 2020 bisa nontunai semua," kata Ira dalam konferensi video, Jumat (17/4). 

Baca Juga

Hanya saja, Ira mengakui masih sulit mengubah pola pikir pengguna jasa untuk membeli tiket elektronik. Dia mengatakan sebagian besar dari 70 persen tersebut membeli tiket elektronik namun setalah berada di pelabuhan. 

Padahal, lanjut Ira, pembelian tiket secara online dapat dilakukan sejak H-30 sebelum keberangkatan. "Pengguna jasa masih perlu waktu mengubah pola pikir. Ini (tiket elektronik) sudah diadopsi tapi belum sepenuhnya. Kebanyakan online tapi di pelabuhan," jelas Ira. 

Meskipun begitu, Ira memastikan ASDP menyiapkan beberapa zona di area pelabuhan untuk membantu penggun ajasa membeli tiket elektronik. Dia memastikan di zona tersebut, calon penumpang mendapatkan bantuan dari petugas. 

"Kami pasan zona ini selama dua bulan dari sekarang. Kami berharap perilaku masyarakat dapat beralih ke tiket elektronik dan melakukannya secara mandiri," jelas Ira. 

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengharapkan masyarakat dapat segera menyesuaikan penerapan sistem tiket elektronik untuk transportasi penyebrangan. Budi menegaskan mulai 1 Mei 2020, secara keseluruhan pembelian tiket transportasi penyebrangan silakukan secara online.

Budi menegaskan akan meninjau terus bagaimana pelaksanaan pembeliantiket elektronik untuk transportasi penyebrangan. Dia mengharapkan untuk selanjutnya ASDP dapat mengembangkan teknologi tersebut agar memudahkan masyarakat yag sulit menjangkau internet. 

"Tinggal berikutnya, transaksi dapat dilakukan di Alfamart dan Indomart sehingga memudahkan," tutur Budi. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement