Rabu 15 Apr 2020 15:33 WIB

Pasien Positif Klaster ASN Batam Terus Bertambah

Totalnya ada 17 kasus pasien positif corona.

BMH Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) membagikan masker kepada masyarakat di Kota Batam.
Foto: Dok BMH
BMH Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) membagikan masker kepada masyarakat di Kota Batam.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Kasus positif terjangkit COVID-19 dari klaster ASN di Kota Batam, Kepulauan Riau, terus bertambah. Setelah dua pasien baru yang dinyatakan terpapar Virus Corona ternyata memiliki kontak erat dengan pasien di klaster tersebut.

"Tambahan dua kasus baru hari ini, perempuan, 'closed contact' pasien 8 dan kasus kedua pegawai di fasilitas kesehatan, kontak pasien 9," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjasi di Batam, Rabu (15/4).

Dengan begitu, setidaknya 8 pasien positif COVID-19 yang terkait dengan klaster ASN, yaitu 7, 8, 9, 10, 13, 15, 16 dan 17. Kasus pasien 16, disebut sebagai level dua klaster ASN, karena tertular dari pasien 9, yang juga kemungkinan tertular dari pasien 8. Karena pasien 9 adalah anak pasien 8.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan hasil pemeriksaan swab yang telah dilakukan berkesimpulan 2 orang lagi warga setempat yang positif COVID-19. Totalnya mencapai 17 kasus.

Pasien 16 merupakan perempuan berusia 38 Tahun, ASN tenaga kesehatan dengan alamat Batuaji. Pasien ini tidak memiliki riwayat perjalanan namun memiliki kontak langsung dengan kasus 9 yang merupakan rekan sekerjanya di salah satu fasyankes tingkat pertama.

Berdasarkan hasil anamnesa pasien itu mengaku tidak memiliki keluhan. Meski begitu tetap dirawat di ruang isolasi/PIE Rumah Sakit rujukan RSBP Batam guna penanganan medis lebih lanjut. Lalu pasien 17, perempuan ASN berusia 51 tahun, rekan kerja pasien 7 dan 8.

"Dan saat ini yang bersangkutan dalam proses persiapan untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi/PIE Rumah Sakit rujukan RSBP Batam guna penanganan medis lebih lanjut," sebut Wali Kota.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement