Sabtu 11 Apr 2020 12:31 WIB

Universitas Islam Madinah Luncurkan Program Penelitian Covid

Universitas Islam Madinah mengumumkan program penelitian tentang covid-19.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
Universitas Islam Madinah Luncurkan Program Penelitian Covid. Foto: Salah satu ruang belajar di Universitas Islam Al-Madinah
Foto: al-arabiya,net
Universitas Islam Madinah Luncurkan Program Penelitian Covid. Foto: Salah satu ruang belajar di Universitas Islam Al-Madinah

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Universitas Islam di Madinah telah mengumumkan program baru untuk mendukung penelitian dan penelitian terkait virus corona jenis baru (Covid-19) di berbagai bidang studi. Termasuk studi hukum yang terkait dengan epidemi dan pandemi. 

Studi tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Arab Saudi menampilkan diri untuk memerangi penyebaran virus Covid-19. Studi juga salah satunya dilakukan untuk pemantauan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga

Dilansir di Arab News, Sabtu (11/4), universitas mendesak semua guru dan profesornya untuk mempresentasikan proposal penelitian yang mencakup ringkasan ide utama, alasan pemilihan topik, tujuan, dan hasil yang diharapkan.

Proposal harus dikirim ke [email protected] antara 14 April dan 13 Mei. Sebagaimana diketahui, Pemerintah Arab Saudi telah melakukan antisipasi penyebaran virus Covid-19 lebih luas lagi. Salah satunya dengan membatasi akses para jamaah internasional untuk memasuki Makkah maupun Madinah.

Hingga saat ini, Pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan kembali kapan akan membuka Ka'bah untuk keperluan ibadah umat Muslim dunia. Pembatasan akses tersebut selain untuk menekan penyebaran di negara tersebut, juga dilakukan untuk melindungi Ka'bah dan para jamaah umat Muslim.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement