Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Dua Pemuda Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Jumat 10 Apr 2020 20:50 WIB

Rep: Riga Nurul Iman / Red: Agus Yulianto

Tenggelam (ilustrasi)

Tenggelam (ilustrasi)

keduanya sudah diperingatkan oleh teman-temannya untuk tidak mandi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua pemuda asal Bogor yang tenggelam di Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/4) siang. Proses pencarian ini dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Data dari Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menyebutkan, unsur SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Palabuhanratu, dan Polsek Palabuhanratu langsung melaksanakan koordinasi dengan personil yang ada di lapangan guna menentukan rencana operasi SAR.

"Kami menerima informasi terkait korban tenggelam di wilayah Palabuhanratu dari aparat setempat Jumat siang tadi,'' ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Laporan ini langsung direspons dengan menurunkan tim rescue dari Pos SAR Sukabumi menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR.

Hendra menerangkan, tim rescue yang bertugas di lapangan agar selalu menerapkan protokol dan prosedur pencegahan terhadap Covid-19 pada saat operasi SAR. Rencana operasi SAR Jumat siang ini tim SAR gabungan akan membagi area pencarian menjadi 2 (dua).

Di mana SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat di sekitar lokasi kejadian dengan radius 0.5 Nm. Sementara SRU kedua melakukan pencarian visual dari lokasi kejadian Sejauh 1.6 KM.

Dua orang remaja asal Bogor bersama rombongan 14 orang lainnya tiba di Palabuhanratu dan beristirahat di masjid pada Jumat (10/4) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban yang bernama Farel Dwi Cahyono (15 tahun) dan Roby (16) kemudian nekat mandi di Pantai Karangsari.

Meskipun kata Hendra, keduanya sudah diperingatkan oleh teman-temannya untuk tidak mandi karena keadaan pada saat itu masih malam dan gelap. Beberapa menit kemudian kedua korban pun akhirnya terseret ombak sekitar pukul 03.00 WIB hingga akhirnya terbawa ke tengah dan saat ini belum ditemukan.

Hendra menambahkan, pihaknya bersama unsur SAR gabungan akan berusaha secara maksimal melakukan upaya pencarian terhadap korban. ''Kami berharap korban juga segera ditemukan,'' imbuh dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA