Jumat 10 Apr 2020 20:03 WIB

Pasien Positif Covid-19 di Sulteng Bertambah Delapan Orang.

Total pasien positif Covid-19 di Sulteng menjadi 14 orang.

Petugas Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tengah membagikan paket pembersih tangan kepada pengemudi ojek daring yang melintas di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (7/4/2020). Pembagian pembersih tangan serta cairan disinfektan alami dari BPTP Sulawesi Tengah dalam program
Foto: ANTARAFOTO
Petugas Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tengah membagikan paket pembersih tangan kepada pengemudi ojek daring yang melintas di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (7/4/2020). Pembagian pembersih tangan serta cairan disinfektan alami dari BPTP Sulawesi Tengah dalam program

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Muhammad Haris Kariming mengumumkan penambahan delapan pasien positif Covid-19. Sehingga, total pasien positif Covid-19 di Sulteng menjadi 14 orang.

"Hari ini bertambah delapan orang sehingga menjadi 14 orang yang positif Covid-19 dan telah masuk dalam data resmi Pusdatina Covid-19 Pemprov Sulteng serta sesuai rilis data Gugus Covid-19 nasional," katanya di Palu, Jumat (10/4) sore.

Baca Juga

Kepastian delapan warga Sulteng positif Covid-19 setelah Dinas Kesehatan (Dinkes Sulteng) menerima surat resmi hasil tes swab mereka dari Laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemekes) RI Regional Makassar. Meski demikian, Haris menyatakan delapan orang itu tidak dirawat,tetapi diisolasi di rumah sakit.

"Mereka pasien dalam pengawasan (PDP) dari Kabupaten Morowali Utara yang positif Covid-19. Mereka dirawat dan diisolasi mandiri di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya.

Kedelapan orang itu merupakan istri dan dua anak serta lima orang kerabat mendiang Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor yang telah meninggal dunia pada Kamis (2/4) di Rumah Sakit (RS) Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang juga positif terinfeksi Covid-19.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement