Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral tanpa Kehadiran Umat

Jumat 10 Apr 2020 18:32 WIB

Red: Andri Saubani

Petugas kebersihan melintas di depan pintu Gereja Katedral, Jakarta, Ahad (5/4). (ilustrasi)

Petugas kebersihan melintas di depan pintu Gereja Katedral, Jakarta, Ahad (5/4). (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Umat menjalankan ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral melalui konferensi video.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaksanaan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta Pusat pada Jumat (10/4) sore dilaksanakan tanpa melibatkan umat akibat pandemi Covid-19 di Tanah Air. Jumat Agung merupakan salah satu ibadat dalam Pekan Suci menjelang peringatan Paskah.

"Setahu saya ini pertama kalinya prosesi Ibadat Jumat Agung di Katedral tanpa umat," kata Jefri, salah seorang petugas keamanan internal, saat ditemui di Gereja Katedral Jakarta.

Pantauan di lapangan terdapat lima orang petugas keamanan internal yang menjaga kawasan katedral. Setiap orang atau tamu yang masuk terlebih dahulu melapor dan disemprot cairan pembersih tangan untuk mengantisipasi Covid-19.

Pelaksanaan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral dijadwalkan dua kali. Pertama pada pukul 15.00 WIB dan yang kedua pukul 17.00 WIB. Meskipun pelaksanaan ibadat tanpa umat, masyarakat, terutama pemeluk agama Katolik, tetap bisa menyaksikan konferensi video secara langsung yang disiarkan dari dalam katedral dan dipimpin oleh Uskup Ignatius Kardinal Suharyo.

Masih di lokasi yang sama, jajaran sepeda motor milik karyawan dan relawan kemanusiaan tersusun rapi di kawasan katedral. Selain itu juga terlihat belasan mobil operasional dan karyawan.

Selain tanpa umat, pelaksanaan Ibadat Jumat Agung tahun ini juga diwarnai hujan deras. Di sisi lain, walau tampak sepi, beberapa pedagang kaki lima masih tetap menjajakan makanan di depan gereja katedral.

Jumat Agung merupakan salah satu ibadat dalam Pekan Suci menjelang peringatan Paskah pada Ahad (12/4), didahului dengan beberapa ibadat lain, di antaranya Minggu Palma (5/4) dan Kamis Putih (9/4). Plt. Direktur Urusan Agama Katolik Kementerian Agama F. X. Rudy Andrianto menyampaikan kesepakatan antara pihaknya dan pihak gereja terkait ibadat di rumah.

"Kami sepakat meniadakan semua kegiatan keagamaan kegerejaan yang bersifat mengumpulkan umat, namun kamimasih bisa merayakan di Gereja Katedral dan paroki, dengan sederhana tanpa kehadiran umat," kata dia.

Gereja Katedral Jakarta, misalnya, telah menjadwalkan prosesi Ibadat Jumat Agung pada sore ini melalui kanal siaran langsung yang dapat diakses dengan internet atau saluran televisi.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA