Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

700 Miliar Dolar AS Aset Miliarder Hilang di Tengah Corona

Jumat 10 Apr 2020 15:43 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Mengerikan! 700 Miliar Dolar AS Milik Miliarder Dunia Hilang di Tengah Corona!. (FOTO: Twitter/wotonews)

Mengerikan! 700 Miliar Dolar AS Milik Miliarder Dunia Hilang di Tengah Corona!. (FOTO: Twitter/wotonews)

Mengerikan! 700 Miliar Dolar AS Milik Miliarder Dunia Hilang di Tengah Corona!

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Para miliarder dunia, meski kekayaannya hampir tak terhitung ternyata tak kebal terhadap pandemi virus corona. Ketika pandemi memperketat cengkeramannya di Eropa dan Amerika, pasar ekuitas global meledak hingga menyita banyak kekayaan mereka.

Dalam daftar miliarder Forbes, berhasil dirangkum 2.095 miliarder. Jumlah tersebut berkurang 58 dari setahun lalu dan 226 lebih sedikit dari 12 hari sebelum Forbes menghitung kekayaan bersih mereka yakni 18 Maret lalu.

Baca Juga: Rejeki Nomplok di Tengah Corona, Dua Miliarder Ini Malah Makin Kaya Bertumpuk Cuan!

Dari miliarder yang tersisa, 51% lebih miskin dari tahun lalu. Miliarder dunia yang bernilai 8 triliun US dolar ternyata turun USD 700 miliar dari 2019.

Meski demikian, peringkat pertama masih dirajai oleh Jeff Bezos untuk tahun ketiga berturut-turut, meskipun memberikan saham Amazon senilai USD 36 miliar kepada mantan istrinya MacKenzie Bezos. Jeff Bezos bernilai USD 113 miliar, didukung oleh kenaikan 15% saham Amazon sejak 2019.

Selanjutnya Bill Gates mempertahankan posisinya sebagai orang nomor dua terkaya, diikuti oleh taipan barang mewah Bernard Arnault, yang menggeser Warren Buffett untuk pertama kalinya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA