Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Kematian Akibat Virus Corona di AS Hampir 16.000 Orang

Jumat 10 Apr 2020 08:36 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Pejalan kaki melintasi Sixth Avenue, New York, Amerika Serikat, Jumat (3/4). Angka kematian akibat virus corona alias Covid-19 terus melonjak di New York, Amerika Serikat.

Pejalan kaki melintasi Sixth Avenue, New York, Amerika Serikat, Jumat (3/4). Angka kematian akibat virus corona alias Covid-19 terus melonjak di New York, Amerika Serikat.

Foto: AP Photo/Frank Franklin II
Infeksi virus corona di AS telah menembus 451 ribu kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kematian akibat virus corona tipe baru atau Covid-19 di Amerika Serikat (AS) mencapai hampir menyentuh 16.000 pada Kamis (9/4). Menurut data John Hopkins University, lebih dari 451 ribu orang di seluruh AS telah terinfeksi dengan 15.900 kematian.

Baca Juga

Pemerintah AS telah memberikan peringatan kepada seluruh warga terkait jumlah kematian yang terus meningkat selama pekan ini. Kematian akibat virus corona di AS memecahkan rekor harian pada Selasa dan Rabu dengan jumlah lebih dari 1.900 per hari.

"Kami berada di minggu yang menyedihkan," ujar Wakil Presiden AS Mike Pence, dilansir Aljazirah.

Jumlah kematian akibat virus corona di negara bagian New York telah meningkat menjadi 799 pada Rabu, sehingga totalnya 7.067. Gubernur New York, Andrew Cuomo mengatakan, meski jumlah kematian tinggi, ada penurunan tajam jumlah pasien baru yang dirawat di rumah sakit dalam 24 jam terakhir.

Penurunan jumlah pasien baru menunjukkan bahwa langkah menjaga jarak sosial telah efektif. Namun, Cuomo memperingatkan agar warga New York tidak terlena dengan turunnya angka pasien baru tersebut. Para pejabat kesehatan New York mendorong kepada seluruh warga agar menggunkan masker jika keluar rumah. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA