Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Positif Covid-19 di Papua Meningkat Jadi 48 Orang

Kamis 09 Apr 2020 21:53 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Tenaga Kesehatan memeriksa warga di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (3/4/2020).

Tenaga Kesehatan memeriksa warga di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (3/4/2020).

Foto: OLHA MULALINDA/ANTARA FOTO
38 orang di antaranya masih dirawat di berbagai rumah sakit di Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Jumlah warga di Papua yang positif terpapar virus corona terus meningkat, kini tercatat 48 orang. Dari jumlah tersebut, 38 orang di antaranya masih dirawat di empat kabupaten yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke dan Kab. Mimika.

Jubir satgas pencegahan dan penanganan Covid-19 Papua, dr. Silvanus Sumule di Jayapura, Kamis malam mengatakan, penambahan pasien positif Covid-19 itu terjadi di Kota Jayapura dua orang dan Kab. Merauke satu orang.

Dikatakan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 60 orang dan PDP tercatat 3.087 orang. Dari 60 PDP, tiga orang di antaranya paramedis yang tercatat dia masih dirawat di Jayapura dan seorang yang sebelumnya dirawat di rumah sakit di Merauke sudah dipulangkan.

Ke 48 orang yang terpapar, 38 orang di antaranya masih dirawat di berbagai rumah sakit yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika dan Kab. Merauke.

Sedangkan lima orang lainnya pulang setelah hasil pemeriksaan dinyatakan negatif dan lima orang lainnya meninggal, kata Sumule.

Ditambahkan, Labkesda Papua saat ini sudah memeriksa 305 sampel yang hasilnya 257 sampel negatif dan 48 sampel positif.

Dengan meningkatnya jumlah warga yang terpapar, Sumule yang juga menjabat Sekretaris Dinkes Papua berharap masyarakat mau mematuhi himbauan yang sudah diberikan.

"Kami berharap masyarakat tidak beraktivitas diluar rumah apalagi kumpul-kumpul guna mencegah penyebaran Covid-19, " harap dr Sumule.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA