Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Dua Pasien Positif Corona di Padang Sembuh

Jumat 10 Apr 2020 00:35 WIB

Red: Ani Nursalikah

Dua Pasien Positif Corona di Padang Sembuh

Dua Pasien Positif Corona di Padang Sembuh

Foto: Dok Istimewa
Hingga saat ini ada 15 pasien terkonfirmasi positif corona di Padang.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Dua pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Padang, Sumatra Barat dinyatakan sembuh setelah hasil tes diketahui negatif.

"Alhamdulillah hari ini ada dua warga Padang yang dinyatakan sembuh," kata Wali Kota Padang Mahyeldi, Kamis (9/4).

Menurut dia, hingga saat ini ada 15 pasien terkonfirmasi positif dengan rincian dua orang sembuh, satu orang meninggal dunia dan 12 lainnya masih dalam perawatan. Untuk pasien yang positif tersebar di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto 1 orang, Kuranji 1 orang, Lubuk Lintah 1 orang, Gunung Pangilun 1 orang, Andalas 1 orang, Jati 5 orang, Kubu Marapalam 1 orang, Sawahan 3 orang, dan Pitameh Tanjuang Saba 1 orang.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyampaikan pasien yang dinyatakan sembuh adalah pasien kesembilan dan ke-10. "Kendati sudah dinyatakan sembuh, karena saat ini berada di daerah terjangkit, kedua pasien tersebut tetap diharapkan melakukan pembatasan sosial dan memakai masker jika keluar rumah," kata dia.

Sementara 12 pasien positif lainnya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil 4 orang dengan kondisi dua dalam perawatan dan dua lagi tanpa gejala, namun tetap harus menjalani isolasi. Kemudian satu orang dirawat di Semen Padang Hospital dan satu lagi di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi, selebihnya isolasi mandiri di rumah.

Ia mengatakan dari 12 pasien positif tersebut ada yang satu keluarga, karena pada awalnya satu positif kemudian dites yang lain ternyata tertular. "Jadi, ada 1 orang awalnya positif kemudian tiga anggota keluarga lainnya ikut tertular," ujarnya.

Terkait dengan sudah ditemukannya kasus positif, namun tanpa gejala, ia mengimbau warga melakukan pembatasan sosial agar tidak tertular.

Ia menjelaskan corona itu hidup di inangnya, yaitu manusia. Virus ada di dalam saluran pernafasan dalam cairan, ketika ada yang batuk, tutup mulut dengan tisu atau sapu tangan dan yang perlu dilakukan agar tidak tertular adalah melakukan pembatasan sosial untuk menghindari terkena droplet atau cairan dari mulut dari pasien yang positif.

Jarak droplet itu paling kurang satu meter, jadi jarak aman dengan orang lain satu meter minimal. Ia mengimbau semua warga tidak hanya di zona merah, namun semua wilayah untuk sementara waktu tidak bepergian ke tempat umum.

"Kalau pun terpaksa harus bepergian usahakan pakai masker, kita tidak pernah tahu ada orang yang ternyata pembawa virus namun tanpa gejala," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kota Padang hingga 9 April 2020, terdapat 3.371 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, 228 orang tanpa gejala (OTG), 38 orang dalam pemantauan (ODP), 28 pasien dalam pengawasan (PDP), 15 positif Covid-19, 1 meninggal, 9 negatif, 2 sembuh, dan 4 orang menunggu hasil.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA