Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Reus, Putra Dortmund yang Cinta Mati kepada BVB

Kamis 09 Apr 2020 11:15 WIB

Rep: Harifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Marco Reus

Marco Reus

Foto: REUTERS/Ina Fassbender
Reus bahkan selalu menolak tawaran dari Bayern Muenchen.

REPUBLIKA.CO.ID, DORTMUND -- Nama pemain Borussia Dortmund, Marco Reus pernah muncul dalam target pemain Bayern Muenchen. Namun dia menyebut tidak akan pernah bergabung dengan Bayern.

Reus bergabung dengan BVB pada musim 2012 dari Borussia Monchengladbach. Kini, hatinya sudah berlabuh untuk BVB dan mengemban ban kapten.

"Permintaan itu pernah datang, dari klub lain. Saya sangat menghargai Bayern dan apa yang klub itu dapatkan selama satu dekade ini," kata Reus dilansir dari laman SBS, Kamis (9/4).

Namun dia menolak permintaan itu dan memilih untuk tetap berada di BVB. Bahkan hingga musim ke delapannya ini. "Saya selalu ingin bermain untuk BVB, ini menjadi klub yang memang sudah ditakdirkan bersama saya," katanya.

Sebelum bergabung dengan BVB, Reus bermain untuk Gladbach, klub divisi dua Jerman. Dia mengakui klub Bundesliga pertama yang akan dia jajaki adalah BVB, dan itu terjadi.

"Saya bermain untuk Gladbach dan berpikir, jika saya bermain di Bundesliga, saya hanya akan ke Dortmund, kecuali jika saya harus ke luar negeri," katanya.

Di sisi lain, rekan satu timnya Thomas Muller baru saja menambah kontraknya hingga 2023. Kontrak yang sama dengan Reus.

"Saya pikir penting bagi penggemar untuk memiliki pemain seperti saya dan Thomas. Mereka tahu bahwa kita sudah memiliki identitas klub sama seperti mereka," katanya.

Pemain timnas Jerma ini sangat bangga berseragam BVB. Menurutnya, di klub inilah dia menemukan kebahagiaannya, bertemu rumah, keluarga dan klubnya.

"Perasaan inilah yang selalu membuat BVB menang dihati saya, meskipun di negara lain ada yang lebih menarik," katanya.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA