Rabu 08 Apr 2020 20:24 WIB

Payakumbuh Dirikan Dapur Umum Bantu Warga Terdampak Covid-19

Kota Payakumbuh mendirikan dapur umum bantu warga terdampak Covid-19.

Dapur umum. Foto (Ilustrasi). Kota Payakumbuh mendirikan dapur umum bantu warga terdampak Covid-19.
Foto: Antara/Seno
Dapur umum. Foto (Ilustrasi). Kota Payakumbuh mendirikan dapur umum bantu warga terdampak Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kota Payakumbuh mendirikan dapur umum di Tugu Adipura. Dapur umum ini menyediakan 200 porsi nasi bungkus guna membantu masyarakat terdampak pademi Covid-19.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan dapur umum tersebut mulai beroperasi dan menyediakan nasi bungkus pada Kamis (9/4).

"InsyaAllah besok (Kamis) kita sudah beroperasi dan akan ada 200 bungkus bahkan lebih yang kita sediakan di sini," kata dia.

Ia mengatakan makan yang disediakan di dapur umum ini untuk masyarakat yang tidak mampu dan terdampak pandemi Covid-19.

"Bagaimanapun kami (Pemkot) mau masyarakat Kota Payakumbuh seluruhnya sejahtera. Jangan sampai ada masyarakat kita sampai tidak makan," ujarnya.

Untuk saat ini, katanya dapur umum ini baru disediakan di satu tempat, yakni di dekat Tugu Adipura. Namun, ke depannya dapur umum akan menyasar ke setiap kecamatan yang ada di Payakumbuh.

"Sekarang baru awal, Insya Allah akan ada sampai pandemiini usai. Bahkan, nantinya ini akan menyasar ke kecamatan-kecamatan," katanya.

Karena ini diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu, Erwin mengatakan tidak menutup diri bagi masyarakat yang berkemampuan untuk ikut berpartisipasi.

"Bisa berbentuk bahan makanan dan lainnya. Kita menerima dengan lapang dada, semoga kita semua dapat melalui ini," ujarnya.

Dikesempatan yang sama Kasi Perlindungan Rehabilitasi Jaringan Sosial (PRJS) Dinsos Kota Payakumbuh Finto Handayani Putra mengatakan yang diutamakan untuk mendapat nasi bungkus di dapur umum adalah tukang ojek, tukang parkir dan masyarakat kurang mampu lainnya.

"Rencananya di sini dua hari, selanjutnya itu kita akan bergerak ke kecamatan-kecamatan yang ada di Payakumbuh," katanya.*

sumber : Antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement