Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Mesir Larang Kegiatan Keagamaan Publik Selama Ramadan

Rabu 08 Apr 2020 19:54 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Muhammad Fakhruddin

 Warga berkumpul di depan National Cancer Institute, Kairo, setelah Mesir mengumumkan ada 15 kasus positif Covid-19 di rumah sakit tersebut yang melibatkan tiga dokter dan 12 perawat pada  4 April 2020.

Warga berkumpul di depan National Cancer Institute, Kairo, setelah Mesir mengumumkan ada 15 kasus positif Covid-19 di rumah sakit tersebut yang melibatkan tiga dokter dan 12 perawat pada 4 April 2020.

Foto: EPA
Mesir telah memerintahkan agar masjid dan gereja ditutup sementara untuk para jamaah.

REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO — Pemerintah Mesir akan melarang semua pertemuan keagamaan publik selama Ramadan. Hal itu dilakukan guna mengekang penyebaran Covid-19.

Dilaporkan laman Al Araby pada Rabu (8/4), Kementerian Wakaf Islam Mesir mengungkapkan larangan itu turut berlaku untuk buka puasa bersama serta kegiatan sosial lainnya. Iktifaf di masjid pun tidak diperkenankan. 

Bulan lalu, Mesir telah memerintahkan agar masjid dan gereja ditutup sementara untuk para jamaah. Tujuannya tak lain guna menekan penyebaran Covid-19. 

Hingga berita ini ditulis, Mesir memiliki 1.450 kasus Covid-19. Korban meninggal akibat virus mencapai 94 orang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA