Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Mesir Rilis Wisata Virtual Situs-Situs Masjid Bersejarah

Rabu 08 Apr 2020 16:58 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Wisata virtual situs Islam bersejarah di Mesir antisipasi Covid-19. Ilustrasi menara masjid menjulang tinggi di Mesir.

Wisata virtual situs Islam bersejarah di Mesir antisipasi Covid-19. Ilustrasi menara masjid menjulang tinggi di Mesir.

Foto: AP Photo/Amr Nabil
Wisata virtual situs Islam bersejarah di Mesir antisipasi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO – Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir melalui situs resminya meluncurkan tur virtual sejumlah bangunan bersejarah di negara itu. Seperti dilansir Egypt Independent pada Rabu (8/4), 

 

Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir bekerjasama dengan lembaga ilmiah dan arkeologi menawarkan serangkaian tur video virtual yang dipandu dari berbagai museum dan situs arkeologi yang ada di seluruh wilayah Mesir.  

Baca Juga

 

Inisiatif ini diluncurkan dengan slogan pengalaman Mesir dari rumah, tinggal di rumah, tetap aman. Ini bertujuan untuk memungkinkan semua orang di berbagai belahan dunia untuk melakukan perjalanan mengetahui peradaban Mesir kuno selama berada di rumah sebagai langkah pencegahan untuk memerangi wabah virus corona.   

 

Pada Jumat lalu, pusat penelitian Amerika di Kairo dan Kementerian Pariwisata dan Barang Antik Mesir menyuguhkan tur perdananya dari seri virtual mengeksplorasi situs Menna di Theban Necropolis. Tur tersebut bisa disaksikan di situs resmi kementerian dan platform media sosialnya.  

 

Di antara peninggalan yang bisa disaksikan adalah masjid, madrasah, dari komplek bersejarah di Al Moez yang didirikan Sultan Al Zahir Barquq yakni pendiri Dinasti Mamluk Burji di Mesir. Bangunan itu diresmikan pada 788 Hijriyah atau 1386 Masehi. . 

 

Kompleks ini adalah salah satu warisan arsitektur terbesar di dunia. Kompleks ini terdiri dari halaman terbuka dan empat iwan (aula persegi panjang) yang terbesar adalah kiblat iwan yang meliputi mihrab marmer, mimbar kayu, kursi Alquran, dan bangku.  

 

Di atas fasad pintu masuk terdapat menara dan kubah yang direnovasi pada tahun 1310 hijriah atau 1892 Masehi. Ini ditandai dengan prasasti tertulis dalam naskah naskah dari ayat-ayat Alquran yang memuat tanggal konstruksi dan nama konstruktornya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA