Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Andai PON 2020 Ditunda, Ini Strategi Kemenpora

Rabu 08 Apr 2020 13:53 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Maskot PON 2020 Papua.

Maskot PON 2020 Papua.

Foto: Dok ponxx2020papua.com
Saat ini yang menjadi fokus adalah menjaga kesehatan fisik atlet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengusahakan jadwal  penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tidak bentrok dengan agenda olahraga lain jika ditunda tahun depan.

Menpora RI, Zainuddin Amali menyatakan pihaknya hanya memiliki dua opsi terkait PON, yaitu tetap menggelar tepat waktu pada Oktober-November mendatang, atau menundanya tahun depan.

"Perencanaannya hanya dua, lanjut Oktober 2020 sampai awal november atau ditunda. Jika ditunda 2021, harus cari waktu agar tidak tabrakan dengan agenda lain, misalnya Piala Dunia U-20 2021 maupun Olimpiade dan SEA Games. Kami akan bicara dengan KONI pusat dan cabor-cabor," kata Menpora dalam konferensi video dengan wartawan, Selasa (7/4).

Ia menyatakan, akan mengumpulkan informasi dan aspirasi sebanyak-banyaknya dari pemangku kebijakan olahraga untuk diputuskan bersama presiden selaku pengambil keputusan. 

"Tentu pertama yang jadi pertimbangan sampai kapan wabah Covid-19 ini sampai kapan. Sekarang saja sudah terganggu di lapangan, pasti daerah lebih konsentrasi kepada untuk mengurus wabah ini," ujarnya. 

Di tengah pandemi Covid-19, Kemenpora pun  tidak akan berharap para atlet dapat berprestasi dalam waktu dekat. Menurut Menpora, saat ini yang menjadi fokus adalah menjaga kesehatan fisik atlet karena berbagai kompetisi olahraga juga sudah dibatalkan. 

"Untuk pemusatan latihan pun lebih banyak dilakukan secara mandiri, berarti hanya menjaga kebugaran dari para atlet saja. Jadi fisik terjaga, tapi untuk menggenjot porsi latihan tidak bisa diharapkan untuk mengenjot prestasi, terutama yang tim, karena kerja sama tim perlu untuk pemusatan latihan," ucapnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA