Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

Menkominfo: Gotong Royong Percepat Penanganan Covid-19

Rabu 08 Apr 2020 05:43 WIB

Red: Ratna Puspita

Menkominfo Johnny G. Plate

Menkominfo Johnny G. Plate

Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Gotong royong untuk mempercepat penanganan Covid-19 melibatkan unsur pentahelix.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan Kemkominfo melakukan upaya gotong royong melibatkan unsur pentahelix, yakni pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media dalam mendukung penanganan dampak Covid-19. Keterlibatan kelima unsur itu dilaksanakan secara sistematis dan komprehensif.

Baca Juga

“Kami memanfaatkan betul jejaring kerja sama pentahelix. Karena memutus rantai penyebaran COVID-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus kolaboratif dan sistematis," kata dia Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate di Jakarta, Selasa (7/4).

Karena itu, menurut Johnny, perlu kolaborasi kementerian, lembaga terkait bersama unsur lainnya seperti akademisi, dunia usaha, termasuk pemerintah daerah.

Pada Rapat Kerja bersama Anggota Komisi I DPR RI melalui konferensi video, Selasa, Menkominfo menyatakan dukungan penuh setiap upaya peningkatan kesiapan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi dan merespon Covid-19.

Hal itu, menurut dia, merujuk Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. “Komunikasi publik juga dilakukan secara terus-menerus untuk menyampaikan apa saja kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah termasuk perlindungan sosial, insentif perpajakan," ucapnya.

Termasuk lanjut Johnny terkait dukungan terhadap UMKM, pemulihan perekonomian, pelaksanaan jaring pengaman sosial, pembatasan sosial berskala besar, kebijakan terkait mudik. "Saat ini kami mendukung secara penuh Gugus Tugas termasuk dalam aktivitas komunikasi publik agar komunikasi publik antar elemen bangsa dapat terselenggara dengan baik dan bisa mendukung pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA