Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Jurnalis Perempuan Sulsel Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu 08 Apr 2020 04:40 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Andi Nur Aminah

Jurnalis Peduli Sulawesi Selatan memberikan bantuan makanan untuk para medis di rumah sakit

Jurnalis Peduli Sulawesi Selatan memberikan bantuan makanan untuk para medis di rumah sakit

Foto: Istimewa
Jurnalis perempuan ikut berdonasi menyumbangkan APD serta menyediakan makanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gabungan jurnalis perempuan dan beberapa relawan di Sulawesi Selatan bergabung dalam kelompok #KitaBerbagi untuk membantu mereka yang terdampak wabah virus corona atau Covid-19. Seperti diketahui wabah Covid-19 belum reda, sejumlah warga turut mengumpulkan bantuan dan berbagi kepada mereka yang terdampak wabah melalui komunitas-komunitas yang ada.

Baca Juga

Gerakan Jurnalis Peduli Sulawesi Selatan yang dikoordinir salah satu redaktur Makassar Terkini, Echa Panrita Lopi telah sukses membagikan seratusan alat pelindung diri (APD) kepada beberapa rumah sakit (RS) dan tenaga medis. Mereka juga membagikan ratusan masker ke anak panti asuhan dan pedagang pasar tradisional. Selain itu telah melakukan penyemprotan disinfektan di permukiman warga.

Aksi peduli tersebut berawal ketika Echa dan rekan jurnalis yang bertugas meliput di lapangan melihat langsung bagaimana keamanan tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19. Terlihat APD mereka masih minim, ada yang memakai jas hujan seadanya, mencuci masker kain, dan lain sebagainya.

Para jurnalis yang melihatnya merasa kurang membantu jika hanya melaporkan keadaan atau kondisinya. Maka para jurnalis merasa perlu ikut aksi nyata bergerak dalam misi kemanusiaan untuk membantu tenaga medis dan masyarakat. "Atas pertimbangan itu, sehingga ada sejumlah jurnalis bergabung ke dalam gerakan ini dan terakhir karena ada beberapa masyarakat mau ikut berbagi, maka dibentuklah #KitaBerbagi," kata Echa melalui pesan tertulis kepada Republika.co.id, Selasa (7/4).

Ketua Jurnalis Peduli Sulawesi Selatan ini mengatakan, aksi yang dilakukan jurnalis di Sulawesi Selatan bukan yang pertama kalinya. Selama ini jurnalis selalu hadir untuk berperan aktif membantu saat bencana dan melakukan kegiatan kemanusiaan lainnya.

Echa mengungkapkan, alhamdulillah semakin banyak teman-teman jurnalis yang mau bergabung untuk bersama-sama peduli kepada mereka yang membutuhkan bantuan. "Saya ucapkan terima kasih atas niat dan kesempatan serta tenaga untuk bersama-sama menjalankan misi kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.

Ia menyampaikan, sumber dana gerakan jurnalis peduli Sulawesi Selatan berasal dari para jurnalis dan donasi dari masyarakat. Mereka ingin berpartisipasi untuk peduli pada sesama di tengah bencana wabah Covid-19. "Kami hanya mengumpulkan donasi untuk membelikan APD, masker, cairan disinfektan, belanja bahan-bahan makanan. Kami akan menyiapkan sembako agar bisa diberikan ke tenaga medis maupun masyarakat yang membutuhkan," jelas Echa.

Ia mengatakan, aksi pembagian makanan menjadi aksi pertama gerakan jurnalis peduli. "Terima kasih buat teman-teman yang sudah berdonasi dan mengumpulkan donasi serta menyisihkan waktu dan tenaganya untuk menyediakan paket makanan untuk orang yang membutuhkan. Apalagi wabah ini sangat berpengaruh terhadap masyarakat kecil," ujarnya.

Koresponden The Jakarta Post, Andi Hajramurni mengatakan, aksi kemanusiaan di tengah bencana wabah ini akan menjadi perhatian siapa saja tanpa terkecuali jurnalis. Dia mencetuskan gagasan membuat menu nasi hijau sehat untuk dibagikan.

Ia berharap nasi hijau yang diracik bisa menambah asupan gizi para relawan dan tenaga medis di tengah kerja mereka menangani pasien. Aksi pertama pembagian makanan sehat ini dilakukan di beberapa lokasi seperti RS Haji dan RS Labuang Baji. Makanan sehat juga dibagikan ke warga sekitaran tanggul, jurnalis yang meliput Covid-19, dan beberapa relawan lainnya. 

Salah seorang petugas UGD RS Labuang Baji, Mahyu mengaku senang. Menurutnya bantuan jurnalis peduli Sulawesi Selatan sangat penting untuk membantu tenaga medis. "Terima kasih buat teman-teman dan siapapun yang memberi, terima kasih karena ini sangat membantu kami, Allah yang akan membalas semua ini," kata Mahyu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA