Selasa 07 Apr 2020 14:23 WIB

Kota Palangkaraya Siapkan Fasilitas Cuci Tangan

Kota Palangkaraya Siapkan Fasilitas Cuci Tangan di 100 lokasi.

Fasilitas Cuci tangan. Foto (Ilustrasi). Kota Palangkaraya Siapkan Fasilitas Cuci Tangan di 100 lokasi.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Fasilitas Cuci tangan. Foto (Ilustrasi). Kota Palangkaraya Siapkan Fasilitas Cuci Tangan di 100 lokasi.

REPUBLIKA.CO.ID,  PALANGKARAYA -- Kota Palangkaraya menyiapkan fasilitas tempat cuci tangan di 100 lokasi.  "Kami terus berupaya melakukan upaya-upaya pencegahan. Mari bersama kita cegah virus Corona," kata Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas COVID-19 Palangka Raya, Emi Abriyani, Selasa.

Sejumlah lokasi yang telah disiapkan tempat cuci tangan itu seperti di Pasar Besar jalan Jawa, Samping BRI jalan A.Yani dan di Plaza Telkom Palangka Raya.

Tempat cuci tangan itu dilengkapi dengan sabun. Sedangkan sumber air bersih yang digunakan memanfaatkan pipa air saluran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin pun mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas cuci tangan tersebut serta menjaga dan merawat agar tetap dalam kondisi baik.

"Jangan sampai nanti tiba-tiba sabunnya hilang, wastafelnya rusak, saluran airnya mampet dan sebagainya. Pemerintah sudah menyediakan tempat atau sarananya, masyarakat tinggal menjaga dan memanfaatkan saja," katanya.

Wali Kota Palangka Raya termuda itu pun meminta masyarakat di kota setempat untuk tidak panik dan jangan mudah termakan isu yang belum pasti (hoax) mengenai virus corona (COVID-19).

Dia pun mengimbau masyarakat yang merasakan merasa gejala-gejala terjangkit COVID-19 agar segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat maupun ke rumah sakit terdekat.

Selain itu, jika terdapat tanda-tanda orang dengan gejala COVID-19 di lingkungan sekitar tempat tinggal/tempat kerja masing-masing, segera melaporkan atau berkoordinasi melalui call center 082157336165, 08125086776, 082357720665 dan 0811523004.

Kepala daerah termuda di Kalimantan Tengah itu juga mengimbau kepada masyarakat di daerahnya, agar tidak berpergian ke luar daerah maupun ke luar rumah, apabila tidak ada keperluan yang sifatnya mendesak.

Hal ini guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang tidak kasat mata menempel di tubuh warga. Sebab pemkot juga sudah berusaha melakukan pencegahan dengan cara menyemprot cairan disinfektan buatan ke sejumlah titik, seperti sekolah, perkantoran dan fasilitas umum di daerah itu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement