Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Atlet Bulu Tangkis Diminta Latihan Fisik Ringan Selama Libur

Senin 06 Apr 2020 22:05 WIB

Red: Nora Azizah

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengingatkan kepada seluruh atlet agar tetap menjalani latihan fisik ringan (Foto: Pebulu tangkis ganda putra Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan)

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengingatkan kepada seluruh atlet agar tetap menjalani latihan fisik ringan (Foto: Pebulu tangkis ganda putra Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan)

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Aktivitas fisik ringan dilakukan selama libur akibat pandemik Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengingatkan kepada seluruh atlet agar tetap menjalani latihan fisik ringan. Aktivitas tersebut dilakukan guna menjaga kebugaran tubuh meskipun jadwal latihan saat ini belum kembali normal.

Pelatih fisik PBSI, Felix Ary Bayu Marta, mengatakan, ada program latihan fisik yang harus dijalani oleh seluruh atlet, baik yang berada di pelatnas maupun di rumah masing-masing. Program tiap atlet berbeda dengan atlet lainnya, tergantung dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing atlet.

“Program latihan fisik itu mencakup latihan ketahanan, kecepatan, kekuatan, koordinasi gerak dan sebagainya. Jadi, sekarang ada sesi lari, latihan sepeda dan bodyweight. Intensitasnya dinaikkan, tapi durasi atau volume latihan dikurangi karena tidak boleh terlalu capek,” kata Felix, Senin (6/4).

Felix mengatakan, program latihan fisik itu berbeda-beda setiap hari. Misalnya, pada Senin, latihan berpusat pada peningkatan ketahanan dengan melakukan jogging selama 45 menit.

“Kemudian, Selasa, Kamis dan Sabtu biasanya ada latihan gerakan dasar menggunakan bodyweight, core, koordinasi gerak serta strength training. Sedangkan hari Rabu dan Jumat para atlet melakukan latihan kecepatan dan daya tahan,” ujar Felix.

Meski demikian, dia mengatakan setiap jenis latihan harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet. Jika atlet perlu meningkatkan ketahanan atau kecepatan, maka jenis latihannya harus yang bertujuan untuk menambah ketahanan dan kecepatan.

Selain latihan fisik, dia juga berpesan kepada seluruh atlet agar tetap disiplin menjaga kondisi fisik masing-masing selama pandemi COVID-19 atau virus corona. “Intinya, mereka (atlet-atlet) harus punya kesadaran. Profesi mereka itu adalah atlet, jadi harus ada tanggung jawab untuk menjaga kondisi fisiknya,” ungkap Felix.

Pelatnas PBSI yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur saat ini sedang dalam masa libur terkait wabah COVID-19. Sebagian atlet memilih untuk tetap berada di pelatnas dan sebagiannya lagi memilih untuk pulang ke rumah. Pelatnas PBSI diliburkan hingga 2 Juni 2020.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA